Solskjaer Bidik Kebangkitan di Derbi Manchester

22 April 2019 14:05 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Solskjaer sebelum pertandingan melawan Fulham. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
zoom-in-whitePerbesar
Solskjaer sebelum pertandingan melawan Fulham. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
ADVERTISEMENT
Derbi Manchester datang di saat yang tak tepat bagi Manchester United. Betapa tidak, periode paceklik menerpa pasukan Ole Gunnar Solskjaer menjelang laga menghadapi Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.
ADVERTISEMENT
Ya, United belum mampu bangkit setelah tersingkir dari Barcelona di perempat final Liga Champions. Minggu (21/4), mereka takluk 0-4 dari Everton atau menderita kekalahan keempat dari lima laga terakhir di lintas ajang.
Rentetan kekalahan tentu membuat United berada di posisi non-unggulan menjelang laga kontra City di Old Trafford. Terlebih lagi, sang tamu tak akan memberikan kemenangan dengan cuma-cuma karena tengah terlibat persaingan sengit dengan Liverpool demi juara Premier League.
Yang membuat City semakin di atas angin tentunya rangkaian hasil positif. Jika United bermodalkan rapor merah, City datang membawa bekal 10 kemenangan beruntun di Premier League. Terakhir, mereka menang 1-0 atas Spurs, Sabtu (20/4), untuk mengobati kegagalan mereka lolos ke semifinal Liga Champions.
ADVERTISEMENT
Sigurdsson berduel dengan Dalot dan Matic. Foto: REUTERS/Andrew Yates
Perbedaan tren kedua tim tak lantas mengebiri kepercayaan diri Solskjaer untuk memenangi derbi Manchester pertamanya. Pria Norwegia ini tetap menuntut kemenangan atas City demi mendapatkan momentum kebangkitan setelah rangkaian kekalahan.
"Semua orang di sini bisa mengatakan dari hati bahwa permainan kami tidaklah pantas untuk klub seperti Manchester United. Harus ada titik balik yang mana kami akan memberikan seluruh tenaga untuk empat laga sisa, termasuk menghadapi City dan Chelsea di Old Trafford," tutur Solskjaer seperti dikutip dari Manchester Evening News.
"Kami mampu untuk membalikkan situasi ini karena seperti kehidupan, sepak bola bisa berubah cepat. Kami harus mengubah sesuatu yang buruk menjadi baik. Ini tugas berat dan kami harus melakukannya bersama-sama," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Untuk memenangi laga bertajuk Derby of Manchester nanti, Solskjaer pun berharap terhadap tuah Old Trafford. Karena penampilan United di kandang dan tandang memang jauh berbeda.
David Silva mencetak gol Manchester City ke gawang Manchester United. Foto: Darren Staples/Reuters
Perlu diketahui bahwa laga kontra Everton merupakan kali ketiga United menelan kekalahan tandang secara beruntun di liga. Sebaliknya, menyoal rapor kandang, United tak terkalahkan sejak Agustus 2018 dengan torehan sembilan kemenangan dan lima imbang.
"Inilah tempat di mana kami bisa mendapatkan dukungan terbaik di dunia. Suporter kami sudah menunjukkan upaya luar biasa. Mereka tak pernah mengeluh dan selalu mendukung kami," kata Solskjaer.