Mencocokkan 3 Jenis Kue dengan Teh, Bagaimana Caranya?

11 Oktober 2019 13:18 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jakarta Dessert Week Foto: Azalia Amadea/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jakarta Dessert Week Foto: Azalia Amadea/Kumparan
ADVERTISEMENT
Menikmati secangkir artisan teh atau kopi memang belum lengkap rasanya jika tidak didampingi camilan yang nikmat. Tapi enggak semua jenis minuman itu cocok dengan kue pilihanmu, lho.
ADVERTISEMENT
Makanya ada istilah food pairing. Soalnya memang enggak semua makanan dan minuman bisa berpadu apik di mulut. Bahkan salah memasangkan, malah akan membuat rasa minuman dengan makanan kamu jadi kurang menonjol atau bahkan berlebihan --kaya cinta yang dipaksakan gitu, lho. Tentu kamu tak mau dong ini terjadi yang ujung-ujungnya bikin nafsu makan menurun.
Nah, food pairing ini yang coba diajarkan dalam salah satu kelas di acara Jakarta Dessert Week (JDW) 2019. Digelar untuk pertama kalinya, acara ini berlangsung mulai 7-20 Oktober 2019 di lokasi yang berbeda-beda.
Kali ini kumparan mendapat kesempatan untuk lebih mengetahui soal food pairing; khususnya tea pairing. Acaranya bertajuk 'Tart-Making Workshop plus Entremet & Tea Pairing' yang diadakan di Arkamaya Culinary Education, Jakarta pada Kamis (10/10)
ADVERTISEMENT
Dalam acara kali ini, dimulai dengan melihat aksi Chef Yosua Ekajaya. Chef lulusan Le Cordon Bleu London tersebut mempraktikkan cara membuat tart dan menghiasnya sesuai tema kali ini yakni tropical retro; yang mana ada tiga varian tart yaitu lemon, blueberry, dan strawberry.
Tart - Jakarta Dessert Week Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Tak ketinggalan, tamu yang hadir dalam cooking demo sore itu pun, juga diperbolehkan untuk menghias ketiga tart yang sudah dibagikan kepada setiap tamu yang hadir.
Ketika disinggung apa perbedaan dari tart dan pie? Chef Yosua menjawab, "Hampir sama, tart dan pie sama saja hanya penyebutannya yang berbeda," ungkap chef pastry tersebut.
Seusai menghias ketiga tart, kami dibawa ke ruangan lain untuk masuk ke acara utama yaitu tea pairing. Pertama kami dihidangkan Elsa cake yang; berisi lapisan sponge vanila, dengan nastar compote, white chocolate mousse, dan mirror glaze.
Elsa cake - Jakarta Dessert Week Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Tidak dimakan begitu saja, kue lembut dengan sentuhan segar nanas ini dipasangkan bersama secangkir teh dari TWG Tea. Ya, semua teh yang dipasangkan dengan kue buatan Chef Yosua berasal dari TWG Tea.
ADVERTISEMENT
Pasangan pertama ini punya rasa segar nanas yang rupanya menyambut hangat alfonso tea beraroma fruity; tepatnya sangat terasa bau mangga, dan bunga. Paduan pertama ini sangat apik dan segar sehingga terasa me-refresh pikiran
Jakarta Dessert Week Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Selanjutnya, kami dihidangkan elma cake yang menurut Chef Yosua terinspirasi dari kue klepon. Ketika digigit rasa klepon yang khas begitu terasa; dengan manisnya gula merah, creamy-nya coconut mousse, dan dikelilingi taburan kelapa parut.
Untuk memakan kue ini kami dituangkan pula creme caramel tea. Sesuai namanya, teh ini punya aroma karamel yang manis dan sedikit smokey di akhir. Perpaduan elma cake dengan creme caramel tea ini juga tak kalah menarik di lidah. Keduanya punya rasa khas yang ternyata saling melengkapi.
ADVERTISEMENT
Terakhir, kami mencicipi legitnya eloise cake yang merupakan kue cokelat bertabur biskuit marie. Cokelatnya sangat terasa, dan uniknya dipasangkan dengan chocolate earl grey dengan aroma bergamot.
Dari ketiganya kami menilai pasangan pertama dan kedualah yang paling cocok. Namun, bagi mereka yang suka teh dengan rasa pekat memang pasangan ketiga akan menjadi pilihan yang tepat. Kalau kamu, lebih suka minum teh dengan camilan apa?