Peneliti Ungkap Alasan Banyak Orang Tidak Menyukai Seledri

22 Juli 2019 21:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi seledri Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seledri Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
"Bang, baksonya jangan pakai seledri ya!"
Kata-kata ini tak jarang terdengar saat sedang berada di warung bakso. Atau mungkin, kamu juga termasuk orang yang kerap menyingkirkan taburan seledri dari makananmu?
ADVERTISEMENT
Rasa dan aroma seledri yang cukup kuat memang membuat sayur ini dihindari banyak orang. Bahkan banyak juga orang yang mengaku tidak suka seledri karena rasanya yang pahit, menyerupai sabun.
Ternyata suka tidaknya seseorang dengan cita rasa seledri tak hanya dipengaruhi oleh selera pribadi, lho. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan 23andMe berjudul Cilantro Love and Hate: Is it a Genetic Trait?, faktor genetik dapat mempengaruhi indera penciuman dan perasa untuk merespon cita rasa seledri.
Penelitian yang melibatkan 50 ribu responden ini menemukan adanya variasi DNA yang disebut Single Nucleotide Polyorphism (SNP). SNP mempengaruhi pembentukan reseptor atau molekul kimia di dekat hidung yang berperan mendeteksi aroma.
Salah satu gen SNP bernama OR6A2 berfungsi mendeteksi senyawa aldehyde yang membuat aroma seledri menjadi kuat.
ADVERTISEMENT
Semakin tinggi SNP pada gen seseorang, maka aldehyde pun semakin terasa kuat. Sebaliknya, orang yang punya SNP lebih rendah biasanya lebih toleran terhadap cita rasa seledri, parsley, atau daun ketumbar yang punya kandungan aldehyde tinggi.
Street food Indonesia, bakso. Foto: Niken Nurani/kumparan
Pada penelitian tersebut, kandungan lemak molekul aldehyde yang tinggi juga mempengaruhi cita rasa seledri. Sebab, aroma memang bisa mempengaruhi cita rasa suatu makanan hingga 80 persen.
Menariknya lagi, kandungan aldehyde ternyata juga ditemukan pada sabun, produk krim kecantikan, dan beberapa jenis serangga. Inilah yang membuat banyak orang merasakan cita rasa yang sama antara seledri dan sabun.
Tapi ada trik yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat seledri tanpa terganggu cita rasa dan aromanya yang menyengat. Menumbuk atau mencacah daun seledri ternyada dapat memecah enzim aldehyde pada seledri. Efeknya, aroma dan cita rasa getir yang dikeluarkan seledri pun akan berkurang.
ADVERTISEMENT