Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.86.0
ADVERTISEMENT
Baru-baru ini, Nikita Mirzani bertemu dengan Kak Seto. Pertemuan itu terkait kasus dugaan penelantaran anak yang dilaporkan oleh mantan suami Nikita, Sajad Ukra.
ADVERTISEMENT
Kak Seto mengatakan pertemuannya dengan Nikita Mirzani merupakan inisiatif dari kuasa hukum Sajad, Elza Syarief.
Dalam pertemuannya itu, Kak Seto mencoba untuk melakukan mediasi. Kak Seto menyampaikan keinginan Sajad agar Nikita mengizinkannya bertemu dengan anak mereka, Azka Raqilla Mawardi.
"Ya, sebetulnya masalah ini sudah cukup lama. Kami diminta sama Bu Elza untuk menghubungi Nikita, siapa tahu ada langkah mediasi. Dan bagi kami, ada hak anak buat tahu siapa orang tuanya. Jadi, jangan sampai ada penutupan akses oleh satu pihak," kata Kak Seto saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (23/8).
Menurut Kak Seto, Nikita sebetulnya sudah mengizinkan Sajad bertemu dengan Azka. Namun, Nikita kurang menyukai cara yang ditempuh oleh Sajad.
ADVERTISEMENT
"Pada saat saya datang itu memang beliau bilang, 'boleh-boleh saja, tapi caranya dong'," beber Kak Seto.
Terkait hal itu, Kak Seto telah menyarankan pihak kepolisian untuk melakukan visum di rumah Nikita Mirzani.
Hal tersebut dilakukan agar psikologis Azka tidak tertekan saat diajak ke kantor polisi. Terlebih, Azka baru menginjak usia 5 tahun.
"Saya anjurkan yang mau lakuin visum datang ke rumahnya, karena waktu sepintas saya pancing kantor polisi, dia tidak berkenan. Hak anak jangan dilanggar, karena dia bukan orang dewasa. Mungkin tempat asing (kantor polisi) bagi anak," ujar Kak Seto.
Sebenarnya, permasalahan yang terjadi antara Nikita Mirzani dengan mantan suaminya, Sajad Ukra, telah berlangsung setahun lamanya. Melihat kondisi tersebut, Kak Seto berpendapat bahwa keduanya sama-sama memiliki ego yang tinggi.
ADVERTISEMENT
Menurut Kak Seto, mediasi merupakan langkah yang tepat untuk menyelesaikan perseteruan yang terjadi antara keduanya. Ia mengaku segera menghubungi Sajad Ukra untuk melakukan mediasi dengan Nikita Mirzani.
"Jadi, saya lihat dari situasi ini, keduanya cukup emosional. Baik Niki atau Sajad sama-sama emosi. Tapi, Paling tidak kata-kata itu sudah terbuka. Makanya saya bilang 'Saya mau kontak Sajad', siapa tahu ada langkah-langkah tersebut, yang penting calling down," beber Kak Seto.
"Kami dari KPAI menangani kasus ini, yang 70 persen cukup berhasil yang penting satu sama lain saling menahan ego," sambungnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan kekhawatirannya jika Nikita Mirzani tetap tidak mengizinkan Sajad Ukra bertemu dengan anaknya. Menurutnya hal itu akan berdampak pada perspektif Azka dalam memandang sosok ayah.
ADVERTISEMENT
"Mungkin akan ada suatu perasaan sakit hati, dendam dan pandangan keliru soal ayah. Dampaknya menjadi negatif, tentu tidak baik untuk perkembangannya," ujar Kak Seto.
"Ada ketimpangan dalam hidupnya, seperti saat di sekolah jika ditanya ayahnya mana? Makanya di UU perlindungan anak, anak berhak mengetahui siapa orang tuanya," tambah Kak Seto.