Kumparan Logo

5 Cara Menambah Energi bagi Ibu yang Baru Melahirkan

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ibu dan Bayi (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu dan Bayi (Foto: Pixabay)

Memasuki kehidupan baru dengan kehadiran bayi maka tak bisa dipungkiri memang bisa sangat melelahkan, padahal energi Anda yang terkuras usai melahirkan belum juga seutuhnya pulih. Tidak perlu cepat-cepat menurunkan berat badan ya, Moms, biarlah tubuh Anda beristirahat sejenak usai perjuangan bersalin.

Dengan begitu, energi pada tubuh terisi lagi dan Anda benar-benar berangsur-angsur pulih serta bisa mengurus bayi dengan kondisi yang fit. Selain mendapat tidur yang berkualitas, asupan makan juga penting untuk Anda perhatikan. Dikutip dari laman Baby Center, berikut beberapa panduan yang bisa diikuti untuk menambah energi harian ibu baru:

Makan makanan sehat dan minum banyak air

Sesibuk-sibuknya Anda mengerahkan seluruh tenaga buat anak, tetap jangan lupakan waktu untuk memikirkan kebaikan diri Anda pula dengan makan makanan pokok serta camilan yang sehat. Anda bisa menyiapkan camilan siap santap seperti buah potong, jus buah yang sudah disiapkan di dalam botol, kacang-kacangan dan roti gandum.

Jangan lupakan sarapan

Protein (seperti telur dan yogurt) dan karbohidrat kompleks (seperti roti gandum), adalah pilihan sarapan yang lebih baik daripada karbohidrat atau gula sederhana.

"Sarapan kaya karbohidrat, kaya protein, dan yang kompleks sangat penting. Mungkin ini semua kebalikan dari apa yang kebanyakan orang lakukan," kata dokter anak James Sears, rekan penulis buku The Baby Book. Tujuannya tak lain agar Anda masih punya energi sampai siang nanti, Moms.

Ilustrasi ibu makan-makanan sehat. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu makan-makanan sehat. (Foto: Thinkstock)

Makan dengan porsi sedikit tapi sering

Lebih baik makan sering dengan porsi kecil, ketimbang makan hanya sesekali tapi dengan porsi yang banyak. Itulah pentingnya siap selalu camilan sehat yang kaya nutrisi di dekat Anda, Moms.

Menurut Sears, dari pada makan tiga kali dengan porsi besar, lebih baik makan lima kali dalam sehari dengan porsi kecil. “Ini adalah cara makan yang lebih baik, karena itu menjaga tingkat energi Anda tetap seimbang sepanjang hari," tambah Sears.

Menyusu tidak tuntas bisa sebabkan feses bayi berwarna hijau. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Menyusu tidak tuntas bisa sebabkan feses bayi berwarna hijau. (Foto: Thinkstock)

Fokus menyusui

“Sangat penting untuk tidak mengkhawatirkan bentuk badan Anda setelah melahirkan,” kata Debra Gilbert Rosenberg, penulis buku The New Mom's Companion. Ia juga menyarankan lebih baik ibu yang baru melahirkan, fokus memulihkan energi mereka daripada berfokus terhadap penurunan berat badan.

"Saat menyusui, energi Anda akan kembali terkuras. Karenanya, penting bagi ibu untuk tetap menjaga asupan makan dan kesehatannya selama kehamilan," tambahnya.

Perbanyak cairan di dalam tubuh

Selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan, ibu membutuhkan banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang selama melahirkan. “Minum banyak cairan adalah hal termudah yang bisa dilakukan untuk menambah energi,” tambah Rosenberg. Selain air putih, Anda bisa mengisi cairan dalam tubuh dengan minum jus buah atau mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak cairan seperti semangka, stroberi dan buah jeruk.