Kumparan Logo

Berkaca dari Gempa dan Tsunami Palu, Yuk Siapkan Tas Siaga Bencana

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tas siaga bencana. (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tas siaga bencana. (Foto: Shutterstock)

Gempa dan tsunami yang terjadi di Palu menyadarkan kita semua bahwa bencana dapat terjadi kapan dan di mana saja. Ya Moms,Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik, yaitu lempeng eurasia, lempeng pasifik, dan lempeng Hindia-Australia. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, dan jenis-jenis bencana geologi lain.

Oleh karena itu, mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana alam penting dilakukan, salah satunya dengan tas siaga bencana. Lantas, barang apa saja yang perlu disiapkan di dalam tas siaga bencana?

1. Masker

Masker sangat diperlukan untuk mencegah debu masuk ke dalam saluran pernapasan. Masker juga berfungsi untuk menghindari virus penyakit masuk ke dalam tubuh melalui mulut maupun saluran pernapasan. Selalu sediakan setidaknya tiga sampai lima lembar masker di setiap tas siaga bencana. Ajarkan pula anak untuk mengganti masker yang telah mereka gunakan dengan masker yang baru.

2. Makanan dan Minuman

ilustrasi roti gandum (Foto: thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi roti gandum (Foto: thinkstock)

Tidak perlu makanan yang berat, Anda bisa menyiapkan makanan kecil seperti biskuit atau makanan siap saji di dalam tas siaga bencana. Jangan lupa juga untuk menyediakan botol air minum yang cukup di dalam tas.

3. Selimut atau Sarung

Saat bencana terjadi, biasanya masyarakat terdampak akan dilarikan ke tenda pengungsian. Di dalam tenda pengungsian, biasanya ketersediaan selimut akan sangat terbatas. Jadi selalu bawa selimut, jaket, sarung maupun kain untuk menjadi alas tidur maupun sebagai penghangat tubuh di malam hari.

4. Fotokopi Tanda Pengenal (KTP/KK)

Jangan lupa untuk menyiapkan dokumen data diri di tas siaga bencana, seperti fotokopi KTP maupun KK. Jika hal buruk sampai terjadi pada Anda maupun anggota keluarga Anda, dokumen tersebut bisa sangat membantu sebagai tanda pengenal dan pencarian terhadap anggota keluarga yang mungkin hilang.

5. Peralatan Mandi

Gantilah Sikat Gigi Secara Berkala. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Gantilah Sikat Gigi Secara Berkala. (Foto: Thinkstock)

Peralatan mandi seperti sikat gigi, sabun dan sampo lebih baik Anda bawa sendiri. Untuk kepentingan kebersihan pribadi dan tidak tercampur dengan orang lain. Terutama untuk anak-anak, pastikan tas mereka berisikan perlengkapan mandi yang lengkap.

6. Senter dan Baterai

Aliran listrik biasanya mati saat bencana alam terjadi. Akibatnya, pencahayaan pun akan sangat terbatas. Anda bisa membawa senter sebagai penerangan. Jangan lupa juga untuk membawa baterai cadangan, bilamana baterai senter sudah habis dayanya, Moms.

7. Obat-obatan Pribadi atau Kotak P3K

Jika Anda harus mengungsi dalam waktu yang lama, persiapkan obat-obatan yang biasa Anda gunakan. Seperti obat sakit kepala, diare, dan juga vitamin yang dapat menunjang kesehatan Anda dan keluarga.

8. Pakaian Secukupnya

Ilustrasi pakaian bekas atau layak pakai untuk disumbang. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pakaian bekas atau layak pakai untuk disumbang. (Foto: Thinkstock)

Kebersihan diri juga harus Anda perhatikan, Moms. Bawalah baju secukupnya di dalam tas siaga bencana. Dengan menjaga kebersihan, kesehatanmu Anda pun akan lebih terjaga.

Jangan membawa baju terlalu banyak agar tidak mempersulit Anda saat bergerak. Bawalah pakaian dalam, baju hangat, dan handuk secukupnya.