Keju untuk Makanan Bayi, Umur Berapa Boleh Diberikan?

17 September 2019 11:09 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Keju Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Keju Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ada banyak jenis asupan tinggi kalsium yang bisa diolah jadi makanan bayi, salah satunya adalah keju. Ya, tak hanya enak, makanan yang terbuat dari susu ini punya gizi tinggi seperti protein, kalori, kalsium, vitamin A, D, dan B12. Oleh sebab itu, keju sangat berguna untuk pertumbuhan bayi karena punya banyak manfaat.
ADVERTISEMENT
Mulai dari membantu pertumbuhan gigi, tulang, serta penambah energi. Menambahkan keju pada makanan bayi juga bisa memenuhi nutrisi, utamanya jika si kecil punya masalah dengan kenaikan berat badan. Meski banyak manfaatnya, tapi Anda harus tahu dulu, kapan waktu yang tepat untuk mengolah keju jadi makanan bayi, Moms.
Ilustrasi bayi makan makanan yang sudah dicampur keju. Foto: Shutterstock
Dilansir Very Well Family, sebenarnya Anda sudah bisa mulai mengenalkan makanan yang kaya protein dan kalsium ini pada bayi sebelum ia berusia satu tahun. Jika si kecil tak punya riwayat alergi susu sapi, kebanyakan dokter anak menganjurkan untuk memberikan keju pada bayi di umur 8 atau 10 bulan.
Namun jika Anda atau suami atau mungkin juga kakak si kecil mempunyai alergi makanan seperti susu, disarankan untuk menunggu sedikit lebih lama. Jadi setelah dokter anak Anda sudah memeriksa keadaan bayi Anda dan ternyata aman, ketahui dulu jenis keju yang bisa dikenalkan padanya, Moms.
ADVERTISEMENT
Untuk bayi, jangan berikan keju batangan yang keras, sebab dikhawatirkan si kecil bisa tersedak. Keju Cottage bisa menjadi pilihan keju yang bisa Anda berikan pada bayi yang belum mengunyah secara benar. Keju cottage sendiri merupakan keju yang terbuat dari dadih atau air susu sapi yang dikentalkan.
Ilustrasi bayi makan keju. Foto: Shutterstock
Mungkin si kecil akan menolak diberikan keju jenis itu, sebab rasa keju cottage ini agak sedikit asam sehingga harus dicampurkan dengan bahan lainnya, seperti alpukat atau pisang. Kemudian untuk jenis keju parmesan atau mozzarella, Anda bisa mencampurkannya dengan makanan lain seperti mencampurkan keju mozzarella yang dilelehkan dengan potongan roti yang empuk atau sayuran yang sudah direbus.
Anda juga harus lebih teliti untuk membedakan jenis-jenisnya ya, Moms. Sebab keju yang lunak tak selamanya aman diberikan untuk makanan bayi. Misalnya saja, keju brie, feta, cemembert, roquefort, dan blue cheese yang terbuat dari susu mentah, sehingga banyak mengandung bakteri dan tidak baik untuk kesehatan si kecil.
ADVERTISEMENT