kumparan
16 Des 2018 14:03 WIB

Kenapa Ada Bayi yang Sulit Tidur Siang?

Ilustrasi Bayi Susah Tidur (Foto: Tim Bish/Unsplash)
Bayi membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dibanding orang dewasa. Setidaknya 14 hingga 18 jam sehari dibutuhkan bayi untuk tidur dan terbagi pada saat malam dan siang hari.
ADVERTISEMENT
Kebiasaan tidur siang membuat bayi lebih sehat, Moms, selain itu juga dapat menunjang perkembangannya baik secara mental maupun fisik. Bayi yang baru lahir akan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Seiring bertambah usia, waktu tidurnya akan berkurang, dan si kecil akan mulai memperlihatkan pola tidur yang baru dan berkurang drastis dibanding saat ia masih baru lahir.
Kira-kira ia menginjak 3 bulan, mengajak bayi tidur siang memang bukanlah perkara yang mudah. Beberapa hal berikut ini bisa jadi penyebabnya.
1. Suhu kamar yang panas
Ilustrasi Bayi Tidur Nyenyak (Foto: Tara Raye/Unsplash)
Kondisi kamar tidur yang tidak membuatnya nyaman, seperti suhu ruang yang panas memang bisa membuatnya enggan untuk tidur siang, Moms. Alhasil ia tampak keringatan dan rewel. Untuk itu, atasi dengan mengatur suhu ruang yang pas maupun tidak terlalu dingin, agar ia dapat merasa nyaman.
ADVERTISEMENT
2. Suara Berisik
Faktor lain yang membuatnya tidak merasa nyaman adalah suara berisik, yang mengganggunya untuk tidur. Atau suara berisik ini bisa juga membuat bayi Anda baru tidur sebentar, lalu sudah bangun lagi, dan rewel. Memastikan suara tetap tenang, maka bisa membuat bayi tidur dengan nyenyak, Moms.
3. Masih ingin bermain
Ilustrasi Bayi Bermain (Foto: Pixabay)
Bayi tampak masih ingin bermain, padahal sudah waktunya untuk istirahat. Perlu diketahui, memiliki jadwal rutin tidur siang secara konsisten adalah penting, Moms. Sehingga meski Anda sedang bepergian dengan bayi, maka sebaiknya jadwal tidur bayi tetap diberlakukan. Untuk itu, hindari mengajaknya bermain pada jam tidur siangnya.
4. Ia lapar
Setelah menyusui, umumnya bayi dengan sendirinya akan terlelap. Nah, cek lagi, Moms. Bisa jadi si kecil belum bisa tidur karena ia sebetulnya sedang lapar, meski Anda merasa sudah menyusuinya beberapa waktu sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan