Kumparan Logo

Tips Mendidik Anak Tunggal Agar Tidak Egois dan Mudah Bergaul

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kebersamaan Ibu dan Anak Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kebersamaan Ibu dan Anak Foto: Shutterstock

Selama ini, banyak orang beranggapan, anak tunggal itu sangat manja, cenderung egois, merasa kesepian, sulit berbaur dan sulit berbagi dengan teman-temannya. Ya Moms, anggapan itu mungkin tak sepenuhnya salah, karena ada beberapa anak tunggal yang memang sulit bergaul atau pun berbagi dengan teman-teman seusianya karena ia terbiasa sendiri.

Tapi tak perlu khawatir bila Anda memiliki anak tunggal yang sedang berusia 3 atau 4 tahun. Anda bisa mengindari kejadian itu dengan pola pengasuhan yang tepat, Moms. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dikutip kumparanMOM dari Young Parents.

Penelitian itu menjelaskan bahwa anak tunggal pun bisa sama bahagiannya, sama percaya dirinya, mampu berbagi dan memiliki banyak teman bila orang tua membimbingnya benar.

Lindungi dan jaga kesehatan anak saat ia belajar puasa Foto: Shutterstock

Pertama-tama Anda bisa mengajari anak keterampilan sosial dasar yang sederhana namun penting baginya, seperti memintanya berbagi mainan dengan teman-teman di sekitarnya. Mintalah anak berbagi dengan alasan yang logis dan bahasa yang ia pahami sesuai usianya. Misalnya "Nak, dengan berbagi maka kamu memberikan kesempatan bagi teman-teman yang lain untuk mencoba mainan baru yang belum pernah coba sebelumnya."

Bila berbagi masih sulit dilakukan oleh si kecil karena belum terbiasa, tawarkan pilihan kepadanya untuk main secara bergantian dengan teman-temannya, Moms. Kemampuan ini penting baginya untuk mengajarkan ia bahwa dalam kehidupan saling bertukar atau meminjam adalah hal yang normal.

Ilustrasi anak bermain dengan tetangga Foto: Shutterstock

Selain soal berbagi, ajarkan juga si kecil soal aturan bermain bersama dengan teman-temannya. Hal ini dikarenakan anak tunggal mungkin mengalami kesulitan bermain, sebab ia kurang berpengalaman bermain dengan orang lain, dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki saudara kandung laki-laki atau pun perempuan di rumah.

Nah, supaya kemampuan berbagi dan kemampuan bermain bersama dengan orang lain ini lebih dikuasai oleh anak, Anda bisa mendaftarkan si kecil ikut kelompok bermain atau menitipkannya di tempat penitipan anak sementara waktu, Moms. Bergaul dengan anak-anak lain dapat membangun kepercayaan sosialnya.

Namun, jika Anda tidak tertarik untuk mengirim si kecil bergabung dengan salah satu grup ini, maka tak ada salahnya sering mengundang anak-anak lain ke rumah Anda untuk bermain dengan si kecil.