Kumparan Logo

Yang Bisa Ayah Lakukan untuk Dukung Proses Menyapih Anak

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ayah membantu proses menyapih Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ayah membantu proses menyapih Foto: Shutterstock

Proses menyapih anak seringnya penuh drama. Anak jadi lebih rewel, sering tantrum, susah makan, dan di sisi lain ibu jadi sedih karena tak tega melihatnya. Pada momen inilah, proses menyapih butuh bantuan dan dukungan ayah.

Ya Moms, meski ayah tak terlibat langsung dalam proses menyusui dan menyapih, dukungan psikologisnya sangat dibutuhkan. Suami Anda bisa melakukan sesuatu agar proses menyapih lebih lancar. Berikut diantaranya:

1. Menghabiskan Lebih Banyak Waktu dengan Anak

Ayah membantu proses menyapih Foto: Shutterstock

Dukungan paling sederhana yang bisa ayah lakukan ialah dengan menghabiskan lebih banyak waktu dengan si kecil. Hal ini bisa mengalihkan keinginan anak untuk menyusu. Alih-alih rewel karena tak mendapat ASI, ia jadi lupa karena asyik bermain.

“Ayah bisa lebih dekat dengan anak terutama di malam hari atau saat tidur. Tujuannya agar anak dapat merasa tenang walaupun tidak mendapatkan rutinitasnya disusui. Ayah juga bisa menemani anak bermain di waktu-waktu ia biasanya disusui,” saran dr Caessar Pronocitro, Sp.A, M.Sc., dokter spesialis anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya.

2. Menghibur Ibu

Ilustrasi pasangan suami istri. Foto: Shutterstock

Anda dan si kecil tentu telah membangun ikatan emosional yang kuat selama masa menyusui. Maka tak heran jika proses menyapih ini terasa berat bagi Anda. Selain tak tega, Anda mungkin khawatir bonding dengan anak akan meregang.

Tenang Moms, hal itu tak akan terjadi. Pada momen ini Anda butuh dukungan psikologis dari suami untuk konsisten menyapih anak namun tidak menggesa prosesnya.

“Ayah bisa memberikan dukungan psikologis pada ibu dengan menghibur apabila ibu merasakan sedih selama menyapih dan tidak menambah tekanan,” tambah dr Caessar.

3. Lebih Sering di Rumah

Ilustrasi Ayah bermain dengan anak. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sampaikan pada suami bahwa Anda sangat membutuhkan kehadirannya di rumah pada fase ini. Dukungan psikologis tak cukup hanya menyampaikan lewat telepon atau chat bahwa ia mengerti situasinya. Ayah perlu lebih banyak di rumah dan menyaksikan langsung untuk meringankan proses menyapih ini.

Ayah bisa membantu menyuapi anak makan, sebab jika ibu yang melakukannya anak akan kembali ingin menyusu. Sentuhan fisik seperti memeluk anak juga penting pada fase ini.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Masih ada artikel-artikel tentang Menyapih Anak lainnya yang kumparanMOM siapkan untuk Anda. Agar betul-betul paham, yuk baca habis semuanya!