Kumparan Logo

Yang Bisa Orang Tua Lakukan Agar Balita Mau Mendengarkan

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak balita Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak balita Foto: Shutterstock

Anak-anak di bawah usia 5 tahun atau balita biasanya belum mahir mendengarkan pertanyaan atau instruksi. Komentar Anda sepertinya hanya terlewat begitu saja. Anda mengerti bahwa pemahamannya cukup baik. Namun, ia tidak menanggapi ketika Anda menanyakan sesuatu padanya atau memintanya melakukan sesuatu.

Jangan langsung kesal ya, Moms. Anda perlu lebih bersabar lagi untuk menghadapi balita dalam tahap ini. Selain itu, coba lakukan 5 hal ini agar si kecil mau mendengarkan ucapan Anda.

Ucapkan Namanya di Awal Kalimat

Ilustrasi Ibu dan Anak Usia Prasekolah Foto: Shutterstock

Sebutkan namanya di awal kalimat, berhenti sejenak, baru kemudian katakan apa yang ingin Anda sampaikan. Ini akan menarik perhatiannya dan mempersiapkannya untuk mendengarkan apa yang ingin Anda sampaikan, Moms.

Kontak Mata

Ilustrasi ibu dan anak berpelukan. Foto: Shutterstock

Setelah berhasil mendapatkan perhatiannya, minta ia memandangi Anda ketika sedang berbicara. Kemampuan mendengar si balita akan membaik saat perhatiannya tidak terganggu oleh hal-hal lain. Kontak mata akan memuat komunikasi lebih lancar.

Mintalah Anak Mengulangi Apa yang Anda Katakan

Dengan nada yang halus dan tidak mengancam, cobalah meminta si kecil mengulangi secara tepat hal-hal yang Anda katakan. Strategi ini akan membuatnya lebih memperhatikan perkataan Anda. Namun, hati-hati, jangan sampai Anda terkesan terlalu memaksanya, Moms.

Carilah Waktu yang Tepat Sebelum Berbicara

Ilustrasi ibu mengajari anak menulis Foto: Shutterstock

Tidak ada gunanya bila Anda tiba-tiba berbicara ketika si kecil sedang asik menonton acara televisi, misalnya. Cobalah untuk mengalihkan perhatiannya dulu atau menunggu hingga ada kesempatan yang tepat.

Duduklah Berdekatannya Saat Anda Berbicara

Balita tidak akan mendengar Anda jika Anda berteriak padanya dari ujung ruangan yang ramai. Semakin dekat dengannya saat berbicara, semakin besar kemungkinan si kecil mendengarkan perkataan secara tepat.