107 Rumah Rusak Akibat Gempa, Bupati Pandeglang Akui Lalai Awasi Izin

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Pandeglang Irna Narulita (kanan) mengunjungi kediaman guru honorer Nining Suryati. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Pandeglang Irna Narulita (kanan) mengunjungi kediaman guru honorer Nining Suryati. Foto: kumparan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen Doni Monardo menyebut ada 200 rumah di sejumlah daerah rusak dampak gempa yang mengguncang Banten pada Jumat (2/8) malam. Sebagian besar rumah yang rusak itu berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Data BNPB menyebut di Kabupaten Pandeglang, ada 107 unit rumah yang rusak. Menurut Doni, rumah yang rusak itu akibat konstruksi bangunan yang tidak memenuhi standar.

Menanggapi itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku lalai dalam hal pengawasan pendirian bangunan, khususnya bangunan untuk perumahan. Menurut dia, jika pemerintah kabupaten rutin mengawasi dan mengevaluasi jenis bangunan, kerusakan bisa diminimalisir.

"Ini mungkin sedikit kelalaian kami. Dan kami akan terus lakukan upaya khusus untuk cara membangun rumah seperti apa," Irna, di kantornya, Sabtu (3/8).

Irna mengatakan akan segera melakukan sosialisasi kepada warga terkait hal ini. Selain itu, Irna juga akan memperketat memberikan IMB.

"Ini adalah satu upaya kita menyelesaikan permasalahan rumah harus berizin. Jadi kami akan mulai lagi tata ruangnya agar mereka paham agar membangun rumah harus ada izin," ujar dia.

embed from external kumparan