kumparan
7 Sep 2019 8:34 WIB

AS soal Kematian Mugabe: Dia Membuat Jutaan Warga Zimbabwe Miskin

Robert Mugabe Foto: Reuters/Philimon Bulawayo
Amerika Serikat menanggapi kabar kematian eks Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. Alih-alih menyampaikan ucapan bela sungkawa, mereka malah menyalahkan Mugabe atas kemiskinan di Zimbabwe.
ADVERTISEMENT
Keterangan tersebut disampaikan secara singkat oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus. Dia mengatakan, selama memerintah di Zimbabwe Mugabe berkuasa dengan otoriter.
"Robert Mugabe membantu membebaskan Zimbabwe, tapi pelanggaran HAM dan kesalahannya mengurus perekonomian memiskinkan jutaan warga, dia mengkhianati harapan rakyat dan bangsanya," tutur Ortagus seperti dikutip dari AFP, Sabtu (7/9).
"Kami terus mendukung aspirasi dari warga Zimbabwe yang menginginkan masa depan lebih sejahtera dan baik," sambung dia.
Semasa hidup Mugabe tak menjalin hubungan baik dengan AS. Negeri Paman Sam menjatuhkan sanksi kepada Mugabe karena tuduhan pelanggaran HAM.
Tindakan AS dibalas Mugabe dengan melontarkan tuduhan Washington tengah berupaya menjalankan kolonialisme baru.
Mugabe wafat pada usia 95 tahun di Singapura. Hingga kini penyebab kematian Mugabe masih ditutup rapat.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan