IPB Jelaskan soal Kabar Dosennya Ditangkap Diduga Rancang Demo Ricuh

kumparanNEWSverified-green

comment
18
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang mahasiswa saat berunjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, Jumat (27/9/2019). Foto: Irfan Adi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seorang mahasiswa saat berunjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, Jumat (27/9/2019). Foto: Irfan Adi/kumparan

Polisi menangkap 5 orang yang diduga merencanakan aksi kericuhan. Bahkan, kelimanya diduga sudah menyiapkan bom molotov untuk membuat aksi ricuh.

Salah satu yang diduga ikut ditangkap, yakni dosen IPB Abdul Basith. Kepala Biro Komunikasi IPB, Yatri Indah Kusumastuti, mengatakan masih mencari informasi terkini dari kepolisian. Yatri menegaskan, segala kegiatan yang dilakukan Abdul Basith tak ada kaitannya dengan kampus.

kumparan post embed

Berikut penjelasan IPB terkait dugaan salah satu dosen, Abdul Basith, ditangkap karena merencanakan aksi demo ricuh:

Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar saat ini mengenai penangkapan salah satu dosen IPB, sdr. Abdul Basith, kami merasa terkejut dan sangat prihatin terhadap hal tersebut.

Perlu kami sampaikan bahwa dugaan aktivitas yang dilakukan adalah tidak ada kaitannya dengan tugas yang bersangkutan sebagai dosen IPB dan menjadi tanggung jawab penuh yang bersangkutan sebagai pribadi. Terkait masalah ini IPB menghormati proses hukum yang berlaku.

Saat ini kami masih terus berusaha mencari informasi dan kejelasan mengenai hal tersebut kepada pihak yang berwenang untuk mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya.