Polisi Tangkap 2 Eksekutor Mayat dalam Mobil di Sukabumi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sukabumi Update Foto: Sukabumi Update
zoom-in-whitePerbesar
Sukabumi Update Foto: Sukabumi Update

Polsi menangkap 2 dari 4 eksekutor pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan Adi Pradana alias Dana (23). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan dua eksekutor tersebut ditangkap di Lampung.

“Untuk sementara pelaku tadi malam kita tangkap di Lampung dan saat ini sedang dalam pengembangan dua orang sudah kita amankan dan kita interogasi,” ucap di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/8).

Satu pelaku lain juga sudah diamankan polisi. Pelaku tersebut ikut terbakar saat berusaha menghilangkan jejak pembunuhan. Ia menderita luka bakar 36 persen dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit di Jakarta.

Pupung dan Dana diduga dibunuh di rumahnya di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Jasad kedua korban kemudian dibakar dan dibuang di Jalan perlintasan Cidahu-Parakansalak, Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Terkait identitas eksekutor, Argo belum bisa menjelaskan secara detail, termasuk inisialnya. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan.

“Kita belum bisa menyampaikan dulu ya, belum bisa sampaikan,” jelas Argo.

kumparan post embed

Argo juga menyebut, sebelumnya keluarga dari korban melaporkan kejadian penculikan terhadap kedua korban ke Polda Metro Jaya. Tim yang dibentuk lalu melakukan penyelidikan hingga ke Sukabumi, Jawa Barat.

“Kemarin kita mendapatkan laporan dari keluarga korban bahwa saudaranya itu diculik kemudian dibunuh dan kemudian dibawa ke Sukabumi. Dan kemudian setelah kita dapat laporan kita mendapatkan informasi dari Sukabumi telah ditemukan adanya sebuah mobil yang dibakar di daerah gunung Cidahu ya di Sukabumi,” terangnya.

Sebelumnya, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menegaskan telah menangkap otak pembunuhan, yakni Aulia Kesuma (35) yang merupakan istri Pupung, dan KV, anak tiri Pupung. Aulia membunuh Pupung dan Dana dengan cara menyewa empat eksekutor.

"AK menyewa empat orang eksekutor (pembunuh), lalu kedua korban dihabisi di rumahnya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Setelah dieksekusi, mayat kedua korban dibawa ke Cidahu lalu dibakar berikut mobil yang membawanya," ungkap Nasriadi kepada awak media, Senin (26/8).

Nasriadi mengatakan, pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi karena masalah utang piutang. Setelah dibunuh, kata dia, para pelaku menyerahkan kedua mayat korban ke Aulia.

Aulia kemudian mengajak anak kandungnya, KV, untuk menghilangkan jejak pembunuhan tersebut.

“Keduanya menuju ke Cidahu, membeli bahan bakar di dekat lokasi, KV atas perintah ibunya membakar mayat ayah tiri dan saudara tirinya di dalam mobil yang ditemukan di lokasi tempat kejadian perkara,” ucap Nasriadi.