Polri Beberkan Peran Para Tokoh terkait Kerusuhan 22 Mei Selasa

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menkopolhukam Wiranto usai rakor di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (10/6). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menkopolhukam Wiranto usai rakor di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (10/6). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Menkopolhukam Wiranto menggelar rapat koordinasi (rakor) tertutup dengan sejumlah kementerian dan lembaga. Rapat yang dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Tito Karnavian itu salah satunya membahas hasil penyidikan kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Mantan Panglima ABRI itu sebelumnya berjanji akan menyampaikan pernyataan pers terkait hasil rapat usai pertemuan hari ini. Namun, hal itu ia tunda untuk Selasa (11/6).

“Kalau tadi saya minta langsung disiarkan ke wartawan, belum lengkap,” ucap Wiranto usai pertemuan di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Wiranto mengatakan, dalam konferensi pers besok, akan dijelaskan secara detail setiap peran dari tokoh-tokoh yang ditangkap Polri. Sumbernya merujuk berita acara pemeriksaan (BAP).

Blokade polisi menembakkan gas air mata ke arah massa di sekitar Bawaslu. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

“Penjelasan secara detail mengenai tokoh-tokoh yang ditangkap, kenapa sebabnya, alasannya apa, besok itu akan lengkap disampaikan ke publik. Dari bukan informasi lagi, dari berita acara pemeriksaannya,” kata Wiranto.

“Jadi jangan khawatirlah kita (tidak) akan menjelaskan. Supaya tidak ada kesimpangsiuran,” tambah Wiranto.

embed from external kumparan

Wiranto juga mempersilakan wartawan menanyakan apapun terkait kerusuhan tersebut. Termasuk dugaan keterlibatan mantan anggota Tim Mawar Kopassus dalam insiden itu.

“Besok tanyakan kepada tim yang akan menjelaskan itu,” kata Wiranto.

Rakor tertutup hari ini dimulai pukul 10.30 WIB, dan selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Selain Panglima TNI dan Kapolri, pertemuan turut dihadiri oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, Menhan Ryamizard Ryacudu, Menkumham Yasona Laoly, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius.

embed from external kumparan