Tjahjo Apresiasi @hendralm Ungkap Jual Beli Data Pribadi: Jangan Takut

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

Mendagri Tjahjo Kumolo ikut bicara soal pemilik akun Twitter @hendralm, Samuel Christian, yang mengungkap adanya jual beli data pribadi yang ditemukan pertama di grup Facebook. Tjahjo menyampaikan terima kasih berkat @hendralm kasus ini jadi sorotan.

"Jangan takut si netizen ini, kami berterima kasih Anda memberikan informasi, kami follow-up. Kalau tidak ada data laporan kan kami tidak tahu kalau ada jual beli di situ. Itu intinya," kata Tjahjo di Kemendagri, Rabu (31/7).

"Ada netizen yang melaporkan lewat Facebook ya kami terima kasih. Ya mudah-mudahan data keterangan itu valid, bisa dipertanggungjawabkan, dan bisa nanti menjadi bahan penelusuran Bareskrim termasuk internal Kemendagri untuk semakin cermat, semakin hati-hati," ungkapnya.

embed from external kumparan

Tjahjo membantah Kemendagri melaporkan @hendralm ke polisi karena mengungkap masalah ini. Tapi yang dilaporkan adalah pihak yang menjualbelikan data pribadi.

"Yang melempar sumber data kan pasti, ya Anda mengetahui ada pembunuhan, mengetahui ada pencurian, pastikan ditanya sumbernya dari mana, bisa dipertanggung jawabkan atau tidak. Kan wajar saja," pungkasnya.

Mengenai adanya MoU pemberian akses data e-KTP dengan sejumlah lembaga negara maupun swasta, Tjahjo kembali menegaskan tidak ada kebocoran data. Lagi pula tidak ada item nomor HP dalam kerja sama itu.

"260 juta sekian semua aman. Clean and clear," ungkapnya.