Pencarian populer

Honda Freed, Mencoba Hidup dari Mati Suri

Honda Freed generasi pertama Foto: dok. Honda Prospect Motor

Honda Freed jadi pilihan baru mobil segmen MPV di Tanah Air pada tahun 2009 silam. Di saat semua model MPV punya bentuk mengotak dan memanjang seperti Toyota Innova, Grand Livina, atau Panther, Honda menghadirkan Freed yang punya diferensiasi.

Diferensiasi yang dimaksud berupa wujudnya yang boxy melandai di depan, konfigurasi 7-penumpang dengan jok captain seat, serta terpenting, penggunaan pintu geser.

Lewat perbedaan itu, sejak diluncurkan pada 29 Juni 2009, Honda Freed bisa dibilang sukses diterima pasar. Buktinya dari data wholesales Gaikindo, setengah tahun berjualan, pabrikan mengamankan angka 8.900 unit yang didistribusikan dari pabrik ke diler. Artinya sekira 1.400-an unit terjual tiap bulan.

Honda Freed generasi pertama Foto: dok. Honda Prospect Motor

Gayung bersambut, bukan cuma penerimaan dalam negeri yang baik, permintaan Honda Freed di ASEAN juga membludak. Guna memenuhinya, prinsipal Honda Motor Co Ltd menunjuk Honda Prospect Motor (HPM) sebagai basis produksi Freed untuk diekspor ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Atas penerimaan yang besar ini, pabrikan menargetkan produksinya bisa mencapai 60 ribu unit per tahun, 20 ribu domestik dan sisanya ekspor.

Menyoal jantung mekanis, Honda Freed menggendong mesin dengan kode L15A i-VTEC 1.500 cc yang memuntahkan tenaga 116 dk dan torsi maksimum 146 Nm melalui transmisi otomatik CVT 5-percepatan yang disalurkan pada penggerak roda depan.

Desain grille Honda Freed generasi pertama Foto: dok. Honda Prospect Motor

Setahun kemudian, penjualan domestiknya merangkak naik 34 persen atau menjadi 13.500 unit. Ada dua varian yang ditawarkan, Freed standar dan PSD yang punya singkatan Power Sliding Door dan sudah tersematkan dual SRS airbags. Nah untuk yang terakhir ini paling banyak diburu dengan selisih hampir 90 persen dari versi standar.

Sayangnya bulan madu Honda tidak lama. Pasalnya sepanjang tahun 2011, Freed terkoreksi 3.388 unit atau menyisakan 10.112 unit yang terdistribusi. Sementara dua rival besarnya, Innova dan Grand Livina membukukan peningkatan distribusi.

Momentum keemasan

Sempat kendor pada tahun 2011, Honda akhirnya menghadirkan Freed model penyegaran yang punya ragam varian. Hasilnya, Freed kembali bersinar di tahun 2012, sekaligus jadi periode penjualan terbanyak dengan angka 19.811 unit atau sekitar 1.600-an unit bisa terkirim ke diler tiap bulannya.

Kala itu ada tiga varian yang bisa dipilih, A sebagai trim paling terjangkau yang sudah lengkap dengan dua airbag, ABS, EBD, serta pintu geser manual. Sementara tipe S sudah punya kelengkapan dari tipe sebelumnya, namun ditambah PSD sebelah kiri, ac double blower, dan spion ber-LED.

Honda Freed generasi pertama Foto: dok. Wikimedia

Adapun tipe E yang jadi varian teratas memiliki semua keunggulan tipe sebelumnya ditambah PSD kanan dan kiri serta interior nuansa hitam.

Meski tidak mencapai target jualan 20 ribu unit, Honda terus memasok Freed ke luar negeri.

Selebihnya pada tahun 2013, puncak keemasan Honda Freed perlahan pudar. Upaya penyegaran pabrikan terlihat kurang signifikan memacu penjualan model penerus Honda Stream itu.

Alih-alih bisa melampaui target tahunan, sebaliknya Gaikindo memperlihatkan distribusinya turun 6 persen menjadi 18.595 unit di tahun tersebut.

Mengalah karena Mobilio

Honda Freed generasi pertama Foto: dok. Wikimedia

Belum selesai, distribusinya tahun 2014 langsung merosot tajam. Biang keladinya karena Freed kalah pamor dengan Mobilio yang dijadikan panglima perang segmen Low MPV. Sontak membuat Freed kehilangan pasar hampir tiga kali lipat, pasokan ke diler yang sebelumnya 18 ribuan menjadi 6 ribuan unit pada tahun pemilu tersebut.

Padahal pada pertengahan tahun, ada upaya lagi dari pabrikan supaya produknya tetap kompetitif. Ya ubahan minor sebenarnya, namun karena banderolnya yang lebih tinggi ketimbang Mobilio, eksistensi Freed terus tergerus.

Bukan soal minat pasar saja yang turun, Freed ‘dipaksa’ mengalah karena jalur produksi pabrik Honda di Karawang harus berbagi dengan model terbarunya yang saat itu pemesanannya membludak.

Akhir hayat dan peluang hidup lagi Freed di Indonesia

Honda Freed generasi pertama yang telah mengalami penyegaran Foto: dok. Wikimedia

Masih bertahan dengan tiga varian, distribusinya terus turun bila mengacu data Gaikindo. Tahun 2015 yang saat itu mencatatkan angka 3.288 unit atau cuma terkirim 274 unit setiap bulannya, tidak secemerlang tahun-tahun sebelumnya. Bahkan mengindikasikan Freed tidak akan diperpanjang hidupnya.

Puncaknya pada tahun 2016, tren penjualan Freed terus mengalami penurunan sehingga terpaksa dihentikan produksinya pada Juli 2016, dan menyisakan distribusi sebanyak 617 unit saja pada tahun itu.

Penyetopan produksi ini sekaligus menghentikan pasokan Freed ke beberapa negara di ASEAN.

Tepat momentumnya (penyetopan produksi Freed di Indonesia), karena di Jepang, generasi kedua Freed resmi dikenalkan pada bulan Juni 2016.

Honda Freed generasi kedua Foto: dok. Paultan

Setelah 3 tahun bergulir, Honda Freed generasi terbaru itu kabarnya akan kembali ke Indonesia lewat gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Kabar ini menyeruak usai perhelatan IIMS 2019 pada awal bulan lalu.

Nantinya Freed direncanakan sebagai model display booth Honda. Sementara untuk peluangnya kembali diniagakan, HPM melalui Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajualnya mengakui belum memiliki rencana untuk itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Jumat,24/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23