kumparan
13 Mar 2019 17:40 WIB

Aksi Jack Miller Buang Jok di MotoGP Qatar Menuai Kecaman

Pebalap Pramac Racing, Jack Miller saat beraksi di MotoGP Qatar 2019. Foto: twitter/pramacracing
Jack Miller jadi salah satu pebalap yang menarik perhatian pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail. Bukan karena ia secara mengejutkan sukses merebut podium, tapi karena aksi nyentriknya saat balapan berlangsung.
ADVERTISEMENT
Pada balapan yang berlangsung Senin (11/03/2019) dini hari WIB itu, Miller gagal mencapai garis finis. Perjuangan pebalap Pramac Racing tersebut harus berakhir pada lap ke-10 meski di awal sempat memiliki peluang untuk bersaing demi podium.
Ya, Miller memulai balapan MotoGP Qatar dari urutan keempat. Saat balapan baru berjalan, pebalap berusia 24 tahun itu juga masuk dalam barisan terdepan. Sialnya, ada sesuatu yang menganggu fokusnya saat menunggangi Desmosedici GP19.
Ia merasa terganggu dengan lepasnya karbon jok motornya saat memasuki lap kedua. Hal itu membuat Miller memutuskan untuk membuang karbon jok tersebut. Aksi melempar jok itu terekam jelas di kamera TV.
Hal tersebut yang membuat Miller menuai kecaman dari Aleix Espargaro dan Pol Espargaro. Pol yang kini membalap untuk Red Bull KTM menilai hal itu seharusnya tak dilakukan Miller karena bisa membahayakan pebalap lain.
ADVERTISEMENT
"Itu tidak baik. Anda boleh memiliki masalah, tapi melemparkan karbon pada lawan Anda... Saya benar-benar mengerem setelah saya melihat sebuah benda tiba-tiba terbang ke arah kepala saya. Anda seharusnya tidak melakukannya," keluh Pol, dilansir Tuttomotoriweb.
Kritik serupa juga datang dari Aleix yang kini membalap untuk Aprilia. "Itu adalah situasi yang berbahaya. Saat itu sangat kacau di lintasan. Lalu ada Jack yang melakukan hal aneh. Ini menghabiskan banyak waktu dari kecepatan saya karena saya sedang melaju kencang," timpal Aleix.
Miller sendiri sudah memberikan penjelasan mengenai hal itu usai balapan MotoGP Qatar. Ia mengungkapkan bahwa cat dan joknya telah rusak, lalu karbon pun menjadi lincin hingga bokongnya tidak memiliki daya cengkram.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan pengakuan Miller, ia sempat beberapa kali nyaris terjatuh akibat masalah pada jok motornya. Namun, saat ia merasa baik-baik saja, jok tersebut kembali membuat suasana tidak nyaman terhadap gaya balapnya.
"Jok saya dilem pada subframe yang dicat. Catnya tidak menempel dengan bagus. Saat lemnya terlepas, catnya juga terlepas. Saat sedang melaju ke tikungan kanan, itu masih baik, yang kedua saya nyaris terjatuh," jelas Miller yang memutuskan masuk pit pada lap ke-10.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan