Kumparan Logo

Hari Pencoblosan, Website KPU Masih Sulit Diakses

kumparanTECHverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Padang Barat mengangkat kotak suara sebelum distribusikan ke Tempat Pemungatan Suara. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Padang Barat mengangkat kotak suara sebelum distribusikan ke Tempat Pemungatan Suara. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi

Masyarakat Indonesia menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4). Namun, sayangnya website milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sedianya menyediakan berbagai informasi terkait pemilu masih sulit diakses.

Terpantau pada pukul 1 siang, Rabu (17/4), website KPU tidak bisa dibuka dan kalau pun terbuka aksesnya sangat lemot. Oleh karena itu, masyarakat tidak bisa mencari informasi tentang para calon presiden dan calon wakil presiden, hingga calon legislatif.

Lemotnya akses ke situs KPU ini sudah dirasakan sejak Selasa (16/4) kemarin. Menanggapi akses ke situs KPU yang dirasa sulit, Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan situs KPU tak jauh berbeda dengan Facebook dan Instagram yang juga bisa down kapan saja.

Komisioner KPU, Viryan Azis. Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Viryan menyarankan masyarakat datang ke kantor KPU terdekat untuk mengecek informasi pemilu secara langsung.

"Kita berikhtiar tidak down. Untuk itu kalau enggak bisa cek online, segera datang ke kantor KPU kabupaten kota atau kantor desa. Di sana ada petugas yang siap bantu lakukan pengecekan," ujar Viryan, saat ditemui, Selasa (16/4).

"Di desa ada data DPT yang ditempel sekaligus bisa mengecek karena perubahan (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan) DPTHP 2 ke DPTHP 3 hanya menambah 9.640 pemilih, jadi tidak signifikan berubah," imbuhnya.

Semoga saja masalah ini tidak berlanjut karena situs web KPU akan sangat diandalkan publik sebagai pusat informasi dalam proses penghitungan suara dalam pemilu 2019.