Pencarian populer
Tekno & Sains

Main Pokemon Go Tidak Lihat Jalan, Pria Ini Kehilangan Kaki Kanannya

Remaja Jepang bermain game Pokemon Go. (Foto: Toru Hanai/Reuters)

Kejadian nahas yang berkaitan dengan permainan Pokemon Go kembali terjadi. Seorang Pria di Inggris harus kehilangan salah satu kakinya karena terjatuh di rel kereta api listrik saat asyik bermain Pokemon Go.

Pria yang identitasnya dirahasiakan itu terlalu asyik dan fokus menatap layar smartphone saat bermain Pokemon Go, sehingga jatuh tertelungkup ke rel kereta. Insiden tersebut membuatnya mengalami luka bakar tingkat tiga hingga empat, dan dia harus merelakan kaki kananya diamputasi karena luka yang dideritanya.

Luka bakar itu tersebar hingga tujuh persen di tubuhnya, terdiri dari kaki, dada, lengan, dan rahang. Luka tersebut juga telah membakar kulit, otot dalam, serta jaringan di bawahnya.

Pria tersebut dibawa ke rumah sakit terdekat di Salisbury, Wilshire, Inggris. Dokter yang merawatnya harus memotong kulit dan otot yang terbakar. Karena saraf di bagian depan kaki kanannya hancur, dokter terpaksa mengamputasinya.

Fitur Trading di Pokemon Go. (Foto: Pokemon Go)

Kasus ini dilaporkan dalam jurnal BMJ Case Reports oleh Dr Kai Yuen Wong. Dalam laporan dijelaskan bahwa tidak ada harapan lagi untuk menyelamatkan kaki kananya yang terkena luka bakar.

"Penyelamatan kakinya tidak mungkin dilakukan pada pasien ini," katanya, seperti dilansir Mirror.

"Dan karena itu, di samping perawatan akutnya, beban penyakit akan mencakup biaya jangka panjang yang terkait dengan amputasi lutut di atas pada pria muda ini."

Dr Wong juga mengatakan, semakin banyak orang menempatkan dirinya dalam bahaya karena tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya saat bepergian. Studinya ini juga memperlihatkan efek dari orang yang menggunakan smartphone saat berjalan dan mengemudi, serta kematian dan cedera yang disebabkannya.

Studi lain memperkirakan, game Pokemon Go bertanggung jawab atas 150 ribu kasus kecelakaan lalu lintas dan 256 kematian dalam 148 hari pertama setelah dirilis global pada Juli 2016 lalu.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: