Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.96.1
![Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro menyapa penumpang kereta. Foto: Dok. KAI](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1563970957/qqfjohykbin23fs6i43l.jpg)
ADVERTISEMENT
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia sekaligus sosialisasi gerakan menggunakan transportasi massal kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan tiket dengan tarif Rp 0 alias gratis untuk KA Lokal/Komuter PSO (subsidi) dan Perintis. Tiket KA gratis tersebut berlaku untuk perjalanan pulang pergi (PP) hanya pada satu hari yang sama yaitu Sabtu, 17 Agustus 2019.
ADVERTISEMENT
Meski gratis, masyarakat tetap diwajibkan untuk membawa tiket fisik. Tiket tersebut bisa didapatkan di loket stasiun keberangkatan secara go-show, mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA. Adapun kuota tiket gratis ini sesuai dengan kapasitas maksimum masing-masing kereta api.
Sementara untuk penumpang yang telah membeli tiket jauh-jauh hari dengan tarif normal, mereka bisa mengambil bea tiket tersebut di stasiun kedatangan penumpang maksimal 3 (tiga) hari sejak kedatangan KA. Syaratnya, penumpang harus menunjukkan tiket atau boarding pass atau e-boarding pass ke petugas di stasiun.
ADVERTISEMENT
“Kami harap masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin promo Rp 0 ini dan menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan bagi masyarakat,” ujarnya.
Adapun, tiket gratis ini berlaku untuk KA dengan rute sebagai berikut:
KA PERINTIS
1. Batara Kresna : Purwosari – Wonogiri (PP)
2. Kertalaya: Kertapati – Indralaya (PP)
3. Lembah Anai: Lubuk Alung – Kayu Tanam (PP)
4. Cut Meutia: Krueng Geukeuh – Bungkah – Krueng Mane (PP)
5. Minangkabau Ekspres: Bandara Internasional Minangkabau - Padang (PP)
6. LRT Sumsel: Semua relasi
KA LOKAL PSO
1. Cibatuan: Purwakarta – Cibatu (PP)
2. Bandung Raya Ekonomi:
Kiaracondong – Cicalengka
Cicalengka – Padalarang (PP)
Bandung – Cicalengka
Padalarang – Cibatu (PP)
ADVERTISEMENT
Purwakarta – Cicalengka (PP)
Padalarang – Bandung (PP)
Padalarang – Kiaracondong
3. Sibinuang: Pariaman – Padang - Naras (PP)
4. Srilelawangsa: Binjai – Medan (PP)
5. Kedung Sepur: Ngrombo – Semarang Poncol (PP)
6. Prameks:
Yogyakarta – Kutoarjo
Yogyakarta – Solobalapan (PP)
Kutoarjo – Solobalapan (PP)
7. KRD Ekonomi:
Sidotopo – Porong
Surabayakota – Porong (PP)
Surabaya Pasarturi – Lamongan (PP)
8. Jenggala: Mojokerto – Sidoarjo (PP)
9. Jatiluhur: Cikampek – Tanjung Priok (PP)
10. Kalijaga: Solobalapan – Semarang Poncol (PP)
11. Dhoho: Blitar – Kertosono – Surabayakota (PP)
12. Penataran: Surabayakota – Malang – Blitar (PP) Blitar - Surabaya Gubeng (PP)
13. Tumapel:
Malang - Surabayakota
Surabaya Gubeng - Malang
ADVERTISEMENT
14. Pandanwangi: Jember – Banyuwangi (PP)
15. Siliwangi: Ciranjang - Cianjur – Sukabumi (PP)
16. Patas Merak/Merak Jaya: Merak - Rangkasbitung (PP)
17. Seminung: Kota Bumi – Tanjung Karang (PP)
18. Way Umpu: Kota Bumi – Tanjung Karang (PP)
19. Siantar Ekspres: Siantar – Medan (PP)
20. Cilamaya/Cepat Purwakarta: Purwakarta - Tanjung Priok (PP)
21. Walahar Ekspres/Ekonomi Lokal: Tanjung Priok – Purwakarta (PP)
22. Ekonomi Lokal : Sidoarjo – Surabaya Pasarturi – Bojonegoro (PP)
Surabaya Pasarturi – Bojonegoro (PP)
Surabaya Pasarturi – Sidoarjo (PP)
Kertosono – Surabayakota (PP)