Pencarian populer
Di Jepang, Kamu Bisa Temukan Dewa Pelindung Anak-Anak dan Traveler
Kanmangafuchi Abyss 1 (Foto: Shutter Stock)
Ngarai Kanmangafuchi Abbys berada di kota kecil bernama Nikko, Prefektur Tochigi
Kanmangafuchi Abbys merupakan ngarai di Jepang yang terbentuk dari letusan gunung berapi yang terjadi 7.000 tahun lalu.

Kanmangafuchi Abyss 2 (Foto: Shutter Stock)
Patung Jizo di Kanmangafuchi Abbys
Jizō adalah salah satu dewa yang paling dicintai di Jepang dan dianggap sebagai Buddha yang melindungi para traveler, anak-anak, dan jiwa-jiwa yang hilang.

Kanmangafuchi Abyss 6 (Foto: Shutter Stock)
Deretan patung Jizō yang berada di Kanmangafuchi Abbys dikenal sebagai Narabi Jizō
Ada sekitar 70 patung Jizō menghadap Sungai Daiyagawa di Kanmangafuchi Abbys, Jepang.

Kanmangafuchi Abyss 4 (Foto: Shutter Stock)
Patung Jizō di Kanmangafuchi Abbys menggunakan topi rajut dan oto berwarna merah
Topi dan oto merah yang dikenakan patung Jizō adalah pemberian dari orang tua yang anak-anaknya meninggal pada usia yang sangat muda, bahkan yang meninggal dalam kandungan.

Kanmangafuchi Abyss 3 (Foto: Shutter Stock)
Dipercaya sebagai media yang didiami Jizō untuk menyembunyikan roh para bayi
Masyarakat Buddha percaya Jizō mengembara di tepi sungai sambil menyembunyikan para bayi di balik lengannya sambil memohon agar mereka tidak mesti melewati api penyucian yang berisi setan dan hantu.

Kanmangafuchi Abyss 8 (Foto: Shutter Stock)
Orang-orang di Jepang berdoa pada patung Jizō.
Biasanya para traveler, pengunjung atau penduduk lokal mendatangi Jizō untuk meminta keamanan dalam perjalanan dan keselamatan bagi putra-putrinya yang telah meninggal.
Karena anak yang meninggal dalam umur yang masih sangat muda dianggap belum dapat mengumpulkan karma yang baik dan cukup untuk melewati api penyucian.

Kanmangafuchi Abyss 10 (Foto: Shutter Stock)
Patung Jizō di Kanmangafuchi Abyss sulit untuk dihitung
Menurut mitos yang beredar di masyarakat Jepang, patung Jizō dapat menghilang dan berpindah secara tiba-tiba tanpa disadari. Jadi kamu tidak bisa mendapatkan jumlah yang sama saat menghitungnya lagi di kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: