14 Ribu Vaksin Sinovac Tiba di Aceh

Sebanyak 14 ribu vaksin Sinovac tiba di Aceh, pada Selasa (5/1). Antivirus corona itu mendarat sekitar pukul 08.00 WIB di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.
"Adapun jumlah vaksin COVID-19: 8 boks dengan berat 292 kilogram (14.000 vaksin Sinovac)," kata Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Mohamad Satriyo Utomo, kepada jurnalis, Selasa (5/1).
Vaksin itu mendarat di Aceh dengan pesawat Lion Air JT 210 rute CGK-BTJ. Kedatangan vaksin ditunggu sejumlah pejabat dari militer, polisi, dan Dinas Kesehatan Aceh.
Dari bandara, vaksin kemudian dibawa ke kantor Dinas Kesehatan Aceh di Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, dengan pengawalan aparat kepolisian.
Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, memperkirakan Aceh bakal menerima 3,3 juta vaksin corona. Jumlah itu disebut berdasarkan keterangan dalam surat yang dilayangkan Kementerian Kesehatan.
"Kalau kita merujuk kepada surat Dirjen P2P Kemenkes tanggal 19 Oktober 2020, Aceh estimasi akan mendapat vaksin 3,3 juta," kata Saifullah Abdulgani, kepada jurnalis, Senin (4/1).
Saifullah menuturkan, vaksinasi di Aceh akan memprioritaskan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di fasilitas kesehatan sekitar 40 ribu orang. Kemudian peserta BPJS penerima bantuan iuran sekitar 1,8 juta orang.
Sasaran utama penyuntikan antivirus itu berikutnya adalah pelayan kesehatan atau pelayan publik sekitar 3 ribu orang. Kelompok yang masuk prioritas vaksinasi terakhir adalah masyarakat dan pelaku ekonomi sekitar 1,8 juta orang.
"Ini sekali lagi adalah angka estimasi dan kemungkinan Aceh akan mulai pada Maret 2021 nanti," tutur Saifullah.
