Aceh Distribusi 48.325 Dosis Vaksin Corona Sinovac ke 21 Kabupaten dan Kota

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan mendistribusikan 48.325 dosis vaksin corona Sinovac ke 21 kabupaten dan kota, Senin (1/2/2021). Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di daerah ini akan dilaksanakan secara serentak pada 15 Februari mendatang.
Distribusi 48.325 dosis vaksin Sinovac beserta semua kelengkapannya ke 21 kabupaten/kota dilakukan dengan menggunakan enam truk yang mendapat pengawalan ketat personel Brimob Polda Aceh. Pengawalan juga melibatkan sejumlah unit mobil barracuda serta kendaraan taktis lainnya.
Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat melakukan pelepasan di halaman pendopo mengatakan, mobil-mobil tersebut akan mendistribusikan vaksin COVID-19 ke 21 kabupaten/kota di Aceh.
"Paket yang akan dikirimkan berupa vaksin 48.325 dosis, jarum suntik 48.325 pcs, safety box 967 kotak, alkohol swab 48.325 pcs, dan APD 3.150 set," ujar Nova dalam keterangan yang diterima dari Humas Setda Aceh, Senin (1/2).
Ia berharap, vaksin dan perlengkapan lainnya tersebut dapat segera sampai di tujuan dan segera dimanfaatkan, agar penyebaran virus corona di Aceh dapat diturunkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif menjelaskan pendistribusian dosis vaksin Sinovac ke 21 kabupaten dan kota yang belum menerima vaksin. Sementara 2 kabupaten lainnya di Aceh yakni Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar sudah dilakukan pengiriman sebelumnya.
Ia menjelaskan, 21 kabupaten dan kota yang akan menerima distribusi vaksin itu terdiri dari Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Tamiang, Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, Singkil, Simeulue dan Sabang.
"Pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan secara serentak pada 15 Februari mendatang dan akan dicanangkan secara resmi pelaksanaannya di kabupaten/kota oleh kepala daerah masing-masing," sebutnya.
Hanif menyebut, untuk tahap pertama pelaksanaan vaksinasi diperuntukkan bagi petugas kesehatan. Sedangkan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat yang lain akan dimulai pada bulan Maret.
"Kalau pelaksanaan vaksinasi sudah siap dilaksanakan untuk tenaga kesehatan, baru kemudian akan dilanjutkan bagi TNI/POLRI, dan pegawai negeri sipil yang terlibat langsung dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 di Aceh telah resmi dimulai sejak 15 Januari lalu. Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama sejumlah pejabat Forkopimda Aceh menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona Sinovac di Serambi Makkah.
