Konten Media Partner

Acehkini Jalan-jalan: Pesona Samcheong-dong, Lokasi Syuting Drakor Populer

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cafe artistik di Samcheon-dong. Foto: Khiththati/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Cafe artistik di Samcheon-dong. Foto: Khiththati/acehkini

Ragam kawasan wisata Korea Selatan tak pernah membosankan untuk dikunjungi dan ditulis, khususnya bagi penyuka travel, maupun fans drama Korea (Drakor).

acehkini jalan-jalan pernah menayangkan suasana berkeliling kawasan wisata favorit, seperti; Insadong yang terkenal dengan galeri seni memikat, juga Ikseon-dong dengan deretan kafe-kafe unik, serta Bucheon Hanoek Village yang menjadi kediaman para bangsawan saat Dinasti Joseon memimpin Korea Selatan.

kumparan post embed

Masih ada satu lagi area yang juga sedang ngehits di Seoul, namanya Samcheon-dong. Area ini berada tepat berada di antara istana utama Gyeongbok dan istana cantik Chandeok. Juga diapit oleh perumahan tradisional Korea Bucheon dan Insadong. Tak jauh dari situ juga terdapat Cheong Wa Dae atau yang lebih dikenal dengan Blue House, kediaman Presiden Korea Selatan.

Jalanan di antara pagar gedung sekolah Duksung girls. Foto: Khiththati/acehkini

Konon, nama Samcheong diambil dari Samcheongjeon Hall dimana ketiga tablet Taecheong, Sangcheong dan Okcheong yang merupakan tiga kepribadian ketuhanan berdasarkan ajaran Taoisme.

Namun cerita lain yang berkembang, nama ini diambil kisah tiga (Sam) cheong yang hidup berdampingan di lingkungan tersebut yaitu; air, gunung dan manusia. Cheong bisa diartikan segar atau murni. Hal ini disebabkan oleh kawasan ini yang berada di dekat pengunungan, masyarakat yang baik dan sumber air.

kumparan post embed
Potret sebuah lorong di Samcheong-dong. Foto: Khiththati/acehkini

Samcheong-dong, salah satu tempat yang mempunyai aura tersendiri. Tenang dan elegan. Bangunannya perpaduan dari peninggalan masa lalu dan moderen. Tak heran banyak seniman yang datang kemarin hanya untuk sekedar mendapat inspirasi untuk karya mereka.

Ada satu jalan di area ini yang menjadi tempat syuting banyak drama terkenal. Namanya jalan Yulgok-ro 3 atau juga dikenal dengan jalan Gamgodang. Jalanan berdinding cantik ini menghubungkan kebeberapa kafe keren, toko unik dan restoran. Ada dua sekolah menengah di kedua sisi jalan.

Drakor berjudul Goblin salah satunya. Ji Eun Tak (Kim Go Eun) berjalan menutupi kepalanya dengan tudung baju dan memakai earphone. Hujan turun rintik-rintik, sat berpapasan dengan Kim Shin (Gong Yoo) yang berjalan memakai payung hitam. Itu pertemuan pertama mereka di episode awal Goblin. Lokasinya tepat berada di jalanan ini.

kumparan post embed
Jalanan kala Ji Eun Tak berpapasan pertama kali dengan Kim Shin di drama Korea Goblin. Foto: Khiththati/acehkini

Selain itu, ada puluhan judul lainnya yang juga syuting salah satu adegannya di sini. Seperti drama yang baru tayang Our Beloved Summer, Reflection of You, The Devil Judge sampai drama lama seperti Another Miss Oh, My Princess, sampai Coffee Prince yang menjadi salah satu drama populer saat awal-awal gelombang Korea masuk Indonesia pada 2007.

Beberapa waktu lalu, acehkini juga sempat menyaksikan persiapan syuting drama Our Belove Summer. Saat itu crew drama sedang sibuk memasang lighting dan mempersiapkan lokasi. Kepada orang-orang yang berlalu-lalang, para kru meminta izin dan meminta agar mempercepat langkah dan tidak mengambil foto.

Kru drama menyiapkan pencahayaan untuk syuting salah satu adegan drama Our Beloved Summer. Foto: Khiththati/acehkini

Tidak hanya itu, masih ada 57th Cafe Galery, Duksung Girl’s Middle School, We are Young Mural dan Lorong Yunposun yang terhubung melalui jalanan ini, juga menjadi lokasi syuting drama lainnya. Lorong Yanposun sendiri berada di antara Duksung Girls High School dan area sekolah lama Pungmun Girls High School, yang kini sudah berubah menjadi Seoul Craft Museum, tidak jauh dari pintu keluar 1 dari Anguk station line 3.

Kawasan ini mempunyai banyak rumah tradisional dan lorong-lorong sempit berliku dan terkadang menanjak. Beberapa rumah di antaranya sudah berubah fungsi menjadi galeri seni yang apik, kafe moderen, ragam toko menarik, restoran berkelas bahkan penginapan. Diapit oleh lokasi bersejarah, tempat ini kaya jejak masa silam.

Bagian atas dari komplek ini adalah taman kecil yang dibangun pada tahun 1940, merupakan salah satu taman pertama yang pernah dibangun di Korea. Ada beberapa tempat wisata lainnya bisa dikunjungi saat di sana. Jalanan, galeri dan museum kecil atau kafe-kafe indah untuk beristirahat sejenak.

kumparan post embed
Kawasan yang kaya sejarah masa lalu. Foto: Khiththati/acehkini

Karena terletak di jantung kota dan diapit oleh berbagai tujuan wisata utama, tak heran Samcheong dong merupakan bagian penting, saksi sejarah dan budaya Negeri Gingseng. Sebuah desa yang menyimpan banyak cerita. []