Foto: 1.600 Siswa di Banda Aceh Simulasi Siaga Tsunami

Yayasan Khadam Indonesia didukung Dinas Pendidikan Provinsi Aceh melaksanakan Kompetisi Simulasi Evakuasi Mandiri Gempa dan Tsunami, melibatkan kurang lebih 1.600 siswa sekolah yang ada di sekitar Museum Tsunami, Banda Aceh, Jumat (29/11).
Kegiatan menjelang peringatan 15 tahun tsunami diikuti oleh SD Negeri 1 Banda Aceh, SD Negeri 2 Banda Aceh, SMP Negeri Banda Aceh, SD Karya Budi dan SMA Karya Budi. “Sebagai rangkaian dari Kegiatan Festival Sekolah Aman Bencana 2019,” kata Rizki Wan Okta Bina, Panitia Kegiatan dari Yayasan Khadam Indonesia.
Menurutnya, tujuan kegiatan untuk membangun budaya sadar bencana dan juga memberikan motivasi kepada sekolah, agar bisa mandiri dalam melaksanakan program-program kebencanaan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (29-30/11).
Kegiatan dimulai dengan bunyi sirine sebagai tanda gempa terjadi. Kemudian setelah 15 menit, sirene kembali berbunyi sebagai tanda bahwa gempa berpotensi tsunami, dan arahan untuk melakukan evakuasi ke Museum Tsunami.
Ketua Yayasan Khadam Indonesia, Muhammad Ikbal mengatakan selain para siswa, kegiatan ini turut melibatkan sekitar 100 personel lainya dari TNI/Polri, Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh, PMI Kota Banda Aceh, HIBEUNA, Fastana TDMRC dan organisasi kepemudaan Indonesian Disaster Resilience (IDR).
Provinsi Aceh pernah dilanda gempa dan tsunami besar pada 26 Desember 2004 silam. Bencana mengakibatkan sekitar 200 ribu jiwa meninggal dunia. Hampir setengah juta warga kehilangan tempat tinggal, hidup di pengungsian. []
Lihat foto-foto simulasi kegiatan berikut ini.
