Konten Media Partner

Foto: Kerkhof Petjut di Aceh, Kuburan Militer Belanda Terbesar di Luar Negeri

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kerkhof Petjut Banda Aceh berdekatan dengan Museum Tsunami. Foto: Habil Razali/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Kerkhof Petjut Banda Aceh berdekatan dengan Museum Tsunami. Foto: Habil Razali/acehkini

Ini Kerkhof Petjut atau Peucut, tempat ribuan serdadu Belanda dan pasukan Marsose yang tewas dalam perang Aceh dimakamkan. Letaknya di Desa Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh atau persis di belakang Museum Tsunami Aceh.

Dengan luas 3,5 hektare atau sekitar tiga kali lapangan bola, Kerkhof Petjut menjadi kompleks kuburan militer Belanda terbesar di luar negerinya. Berdasarkan data dari Yayasan Dana Petjut, di lokasi ini terdapat lebih dari 2,200 makam tentara dan ratusan warga sipil, sebagiannya tidak memiliki nisan. Nama-nama mereka yang dikubur di situ bisa dibaca di dinding gapura.

kumparan post embed
Gerbang Kerkhof Petjut. Foto: Suparta/acehkini

Perang Aceh-Belanda (1873-1942) memakan korban yang tidak sedikit. Ada 12.000 prajurit dan lebih kurang 25.000 pekerja paksa tewas di pihak Belanda, sementara dari pihak pejuang Aceh korban tewas 70.000 orang. Artinya, jika merujuk pada data di atas, ada banyak serdadu Belanda dan warga sipil yang tidak dikubur di lokasi ini. []

Lihat foto-foto berikut:

Kompleks perkuburan ini terawat dengan baik. Foto: Habil Razali/acehkini
Kerkhof Petjut dari udara. Foto: Habil Razali/acehkini
Lokasi Kerkhof Petjut di sekitar permukiman warga Banda Aceh. Foto: Habil Razali/acehkini
Nisan di Kerkhof Petjut Banda Aceh. Foto: Habil Razali/acehkini
Nisan yang bertulis nama tentara kolonial Belanda. Foto: Habil Razali/acehkini
Nisan di Kerlhof Petjut, kompleks perkuburan militer Belanda di Aceh. Foto: Habil Razali/acehkini