Konten Media Partner

Foto: Menjemput New Normal, Larut Dalam Pesona Pantai Blang Ulam di Aceh Besar

ACEHKINIverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesona Pantai Blang UIam, Aceh Besar. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pesona Pantai Blang UIam, Aceh Besar. Foto: Ahmad Ariska/acehkini

Terletak sekitar 6 kilometer dari Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Pantai Blang Ulam menyimpan pesona asri dengan pasir putih dan hijaunya bakau yang tumbuh di laut. Lokasinya tak dibuka untuk umum sebagai objek wisata, karena menjadi tempat bagi para nelayan kecil mendaratkan perahunya.

Saat acehkini berkunjung ke sana, Minggu (31/5) Pantai Blang Ulam yang terletak Gampong (desa) Blang Ulam, Kecamatan Masjid Raya, tampak sepi karena dihantui pandemi COVID-19. Namun pesonanya tak berkurang, hampir sama dengan keindahan pantai Lhok Mee yang letaknya tak jauh dari sana. Pantai Lhok Mee sudah dikenal luas oleh warga, karena dibuka untuk umum sebagai salah satu destinasi wisata pantai favorit di Aceh

kumparan post embed

Kendati tak dibuka untuk umum, camping (berkemah) atau sekadar berkunjung ke Pantai Blang Ulam, boleh saja, asal mendapat izin dari kepala desa. Beberapa traveler kerap bermalam di sana menikmati pasir putih sambil berendam di bawah sejuknya pohon-pohon besar.

Penasaran dan siap berkunjung di fase new normal? Lihat dulu karya fotografer kami, Ahmad Ariska sebagai berikut:

Pesona pohon-pohon tumbuh di laut. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Keindahan di Pantai Blang Ulam. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Pasir putih di pantai Blang Ulam. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Pantai ini tak dibuka untuk umum. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Pesona pohon tumbuh di laut, menambah keindahan pantai. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Dapat dipakai untuk berkemah, dengan izin kepala desa setempat. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Ngopi di pinggir Pantai Blang Ulam, rasanya sulit dijelaskan. Foto: Ahmad Ariska/acehkini