Konten Media Partner

Foto: Mereka Abai Masker, Padahal COVID-19 Sedang Meningkat di Aceh

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga masih abai masker di Pasar Peunayong, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Warga masih abai masker di Pasar Peunayong, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Lonjakan kasus positif COVID-19 di Kota Banda Aceh dan Aceh umumnya makin meningkat setiap hari. Namun, kesadaran masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan sangat minim, seperti abai memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Salah satunya terlihat di Pasar Peunayong, Banda Aceh, Senin (14/9/2020). Masih banyak penjual, dan pembeli yang tidak menggunakan masker di salah satu pasar tersibuk itu. Padahal, Kota Banda Aceh menjadi penyumbang jumlah terbanyak positif corona, 1.000 orang, dengan 25 orang di antaranya meninggal dunia.

Untuk seluruh Aceh, secara akumulatif pasien positif corona telah mencapai 2.891 kasus, dengan 98 kasus meninggal dunia.

kumparan post embed
Sebagian abai masker, tak patuh protokol kesehatan. Foto: Suparta/acehkini

Bentuk antisipasi, pemerintah telah melakukan sejumlah upaya untuk menyadarkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kasehatan, seperti gerakan Gebrak Masker yang dilakukan pemerintah Provinsi Aceh.

Pemerintah Kota Banda Aceh, juga telah menyiapkan Peraturan Wali Kota yang memuat sejumlah sanksi dan denda bagi mereka yang tak patuh protokol kesehatan. Aturan belum dijalankan maksimal []

kumparan post embed

Lihat aktivitas warga di Pasar Peunayong dalam foto-foto berikut:

Aktivitas di Pasar Peunayong, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Pembeli dan penjual di Pasar Peunayong, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Menunggu pembeli. Foto: Suparta/acehkini
Pasar Peunayong, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Suasana di Pasar Peunayong saat COVID-19 sedang meningkat di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Barang dagangan di Pasar Peunayong, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Menunggu pembeli. Foto: Suparta/acehkini
Abai masker saat COVID-19 sedang meningkat di Aceh. Foto: Suparta/acehkini