Foto: Nisan Kesultanan Aceh Beraksara Arab Terabaikan Dalam Lumpur Gampong Pande
ยทwaktu baca 1 menit

Nisan-nisan bersejarah tergeletak berantakan di kawasan tambak di Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, Kamis (3/2/2022) sore. Ada yang roboh, miring, atau berdiri tegak. Masih utuh atau sebagiannya hancur.
Pada nisan di kompleks makam kuno itu terpahat inskripsi berbahasa Arab. Temuan Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) dengan membaca inskripsi, nisan-nisan itu milik tokoh-tokoh atau ulama masa Kesultanan Aceh Darussalam.
Pemetaan Sejarawan dan Arkeolog Universitas Syiah Kuala, Husaini Ibrahim, jumlah kompleks nisan berusia ratusan tahun di Gampong Pande tersebut adalah 64 titik. Dalam satu titik ada puluhan batu nisan.
Sebagian besar nisan-nisan tersebut ditemukan dalam rawa-rawa atau tambak dalam kondisi hancur dan tertimbun lumpur. Hingga kini, belum ada upaya pelestarian dari pemerintah terhadap nisan-nisan bersejarah itu. []
