Gratiskan Pemeriksaan COVID-19, Pemerintah Aceh Siapkan Prosedur

Konten Media Partner
3 Juni 2020 9:40
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gratiskan Pemeriksaan COVID-19, Pemerintah Aceh Siapkan Prosedur  (21615)
zoom-in-whitePerbesar
Pemeriksaan rapid test di Darussalam, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
ADVERTISEMENT
Pemerintah Aceh masih menggodok prosedur pemeriksaan COVID-19 secara gratis kepada masyarakat Aceh, khususnya pemeriksaan untuk kebutuhan administratif. Sedangkan pemeriksan untuk kebutuhan medis tidak dipungut biaya, sejak virus corona “masuk” Aceh pada Maret 2020.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) dalam keterangan tertulis diterima acehkini Rabu (3/6/2020). Kebutuhan administratif itu maksudnya, seperti untuk mendapatkan Surat Keterangan Pemeriksaan (COVID-19) yang akan melakukan perjalanan, administrasi pendidikan, atau kebutuhan administratif lainnya.
“Sedangkan Pemeriksaan untuk kebutuhan medis Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif COVID-19, memang tidak dipungut biaya apapun selama ini,” kata SAG.
Gugus Tugas COVID-19 Aceh sedang berkoordinasi dengan 13 rumah sakit rujukan COVID-19 yang telah ditetapkan, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, dan Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Aceh, Kementerian Kesehatan RI, di Lambaro, Aceh Besar, katanya.
Menurut SAG, mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan gratis tersebut, prosedur pemeriksaan, jadwal pelaksanaan, dan durasi waktu mendapatkan hasil pemeriksaan, harus sinkron dengan semua institusi pelayanan, agar pelayanan lancar dan memuaskan. “Semua harus terkoordinasi dan kita persiapkan dengan sebaik-baiknya, agar masyarakat tidak kecewa,” kata SAG
Gratiskan Pemeriksaan COVID-19, Pemerintah Aceh Siapkan Prosedur  (21616)
zoom-in-whitePerbesar
Saifullah Abdulgani
Kasus COVID-19 Aceh
ADVERTISEMENT
Sementara itu, SAG merilis kondisi terakhir percepatan penanganan COVID-19 oleh Gugus Tugas Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota per 2 Juni 2020, pukul 15.00 WIB. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh sebanyak 2.100 orang. Ada penambahan 40 orang dibandingkan data sehari sebelumnya.
“Dari 2.100 ODP tersebut , sebanyak 98 orang masih dalam pantauan petugas kesehatan, 2.002 orang telah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” kata SAG.
Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya, sebanyak 108 kasus. Rinciannya, PDP yang sedang dirawat sebanyak 3 orang, sudah sembuh 104 orang, dan meninggal dunia sebanyak 1 orang pada Maret 2020 lalu.
Sedangkan jumlah positif COVID-19 di Aceh hingga saat ini sudah mencapai 20 orang. Rinciannya, sebanyak 2 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan, 17 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia. []
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020