Konten Media Partner

Liga 1: Persiraja Layangkan Surat Protes ke PSSI soal Wasit di Laga Kontra PSIS

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Laga Persiraja Banda Aceh vs PSIS Semarang pada pekan ke-19 Liga 1 2021/22 di Stadion Kompyang Sujana, Bali, Rabu (12/1) malam. Foto: Dok. Liga Indonesia Baru
zoom-in-whitePerbesar
Laga Persiraja Banda Aceh vs PSIS Semarang pada pekan ke-19 Liga 1 2021/22 di Stadion Kompyang Sujana, Bali, Rabu (12/1) malam. Foto: Dok. Liga Indonesia Baru

Manajemen Persiraja Banda Aceh melayangkan surat protes ke PSSI terkait kepemimpinan wasit di laga Persiraja vs PSIS Semarang pada pekan ke-19 Liga 1 2021/22, Rabu (12/1) malam. Duel di Stadion Kompyang Sujana, Bali, berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan PSIS lewat gol Wallace Costa Alves di masa injury time.

Melalui siaran pers pada Kamis (13/1) sore disebutkan, ketidaknetralan wasit yang memimpin laga tersebut sudah terlihat sejak awal pertandingan. Andika Kurniawan diganjar kartu kuning oleh wasit Iwan Sukoco pada menit pertama, dan selanjutnya sepanjang laga terus membiarkan pemain PSIS menghantam pemain Persiraja tanpa mengganjar kartu sekali pun.

Disebutkan juga, wasit Iwan Sukoco meniup terus peluit ketika bola sedang menguntungkan Persiraja. Termasuk kala Defri Riski yang terlihat jelas terlepas dari perangkap offside menerima umpan terobosan Jabar Sharza, namun dianggap offside oleh hakim garis dan pengadil lapangan tengah pada laga itu.

Presiden Klub Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam. Foto: Dok. Persiraja

Selain itu, disampaikan bahwa Persiraja yang bermain 10 pemain sejak menit ke-50 masih mampu bermain imbang hingga menit ke-90 waktu normal. Namun, pada tambahan waktu, secara mengejutkan wasit menambah lima menit dengan permainan yang sejatinya berjalan normal tanpa banyak waktu normal yang terhenti.

Puncak kekecewaan pemain dan ofisial Persiraja dinyatakan terjadi ketika waktu sudah melewati lima menit tambahan, dan bola keluar lapangan, wasit masih menjalankan laga hingga terjadinya gol di menit ke 95,22 detik baru kemudian wasit mengakhiri pertandingan.

Presiden Klub Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, mengatakan, dirinya tidak terima dengan keputusan wasit yang memimpin pertandingan melawan PSIS Semarang. Untuk itu, pihaknya mengajukan surat protes kepada PSSI karena Persiraja merasa dirugikan oleh kepemimpinan wasit tersebut.

kumparan post embed

"Yang kita protes dua, yang pertama kartu merah Andika, yang kedua gol tersebut. Sama-sama duel, kok dikasih pelanggaran dan kartu merah untuk pemain kita," sebutnya.

"Jadi kita minta kepada PSSI dalam hal ini komite wasit, bukan saja mengevaluasi wasit. Tapi juga kami tidak terima dengan hasil ini, karena ini jelas golnya sudah di menit sembilan lima lebih. Kita mau lihat apa jawaban PSSI. Apa ada evaluasi terhadap wasit, atau ada perubahan terhadap hasil pertandingan" demikian Dek Gam.

kumparan post embed