kumparan
1 Desember 2019 7:19

Mengunjungi Galtore, Kawasan Pemakaman Raja Jaipur di Rajastan, India

WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.34.jpeg
Salah satu bangunan di kompleks Makam Raja Jaipur. Foto: Khiththati/acehkini
Mengunjungi India, makam-makam kuno punya daya tarik tersendiri. Dibuat megah, penuh ukiran rumit, beraura mistis namun cantik. Salah satunya terlihat di kompleks Royal Gaitor di Jaipur, negara bagian Rajastan, India.
ADVERTISEMENT
Gaitor Ki Chhatryan atau Galtore merupakan kompleks pemakaman raja yang berada di antara keelokan wisata kota yang penuh warna merah jambu. Letaknya tak jauh dari benteng Nahagar yang merupakan salah satu tujuan kunjungan wisata kota pink.
Tempat ini berisikan cenotaph Raja Rajpur yang terkenal seperti Maharaja Madho Singh II, Maharaja Jai Singh II dan Maharaja Pratap Singh. acehkini mengunjunginya, Agustus 2019 lalu.
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.57.jpeg
Kompleks makam yang indah. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.21.jpeg
Pengunjung di kompleks makam. Foto: Khiththati/acehkini
Walaupun megah namun kompleks ini masih jarang dilirik oleh wisatawan asing. Kalah saing dengan objek wisata lain di Jaipur. Sekali datang ke sini pengunjung akan dibuat takjup oleh penggunaan marmer pada bangunan, kubah yang indah dan tiang bercorak. Nilai lebihnya lagi, tempat ini jauh dari hiruk pikuk kota ramai. Cocok dijadikan tempat istirahat sejenak sambil menikmati keindahan alam dan karya seninya.
ADVERTISEMENT
Pelancong cukup membayar 30 Rupee sebagai tiket masuk atau sekitar Rp 7.000 ribu rupiah. Arena ini buka dari jam 10 pagi hingga jam 5.30 sore. Untuk menikmati semua yang ada di sini, wisatawan membutuhkan waktu paling sedikit 30 menit.
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.32.jpeg
Bangunan cantik dengan ukiran-ukiran. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.24.jpeg
Dikelilingi bukit, suasana tenang. Foto: Khiththati/acehkini
Beberapa Galtore di sini juga disebut dengan Chhatris, didekorasi dengan patung-patung yang mewakili Apsara (Bidadari), Gandharva (Musisi) atau prosesi. Berjalan di tengah kompleks ini, bagai berasa di dalam istana mini dengan gaya Rajput yang flamboyan. Ukiran pada makam memperlihatkan selera para raja yang berbeda-beda.
Pembangunan makam ini dilakukan untuk penghormatan. Galtore sendiri merupakan pengucapan dari ungkapan Bahasa Hindi “Gaye Ka Thor” yang berarti daerah peristirahatan dari jiwa-jiwa yang telah pergi.
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.32 (1).jpeg
Mistis namun cantik di kompleks makam raja-raja Jaipur. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 19.02.03.jpeg
Perpaduan Hindu dan Islam. Foto: Khiththati/acehkini
Selain monumen penuh batu berukir, makam Maharaja Jai Singh II yang menarik banyak perhatian. Cenotaph marmernya paling mengesankan dengan kubah yang didukung oleh 12 pilar berukir. Makam ini juga menggunakan marmer putih yang dihiasi dengan ukiran burung merak. Dan bentuk cantik lainnya di bagian kubah.
ADVERTISEMENT
Berjarak 7 kilometer dari Kota Jaipur dan 7 Kilometer dari Amer Fort, pastinya kompleks ini sangat strategis. Wilayahnya adalah perpaduan sempurna antara arsitektur Islam dan Hindu. Di sini turis juga bisa menikmati pemandangan seluruh kota Jaipur. Termasuk Danau Man Sarovar dan Istana Jal Mahal.
Jika berkunjung ke Jaipur, catat tempat ini dalam list tujuan wisata anda. []
WhatsApp Image 2019-11-29 at 19.02.02.jpeg
Salah satu bangunan makam. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.27.jpeg
Lokasinya terletak 7 kilometer dari pusat kota Jaipur. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 19.02.03 (1).jpeg
Ukiran cantik di salah satu bangunan makam. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 19.01.59 (1).jpeg
Pengunjung menikmati keindahan makam Raja-raja Jaipur. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 18.59.58.jpeg
Pepohonan rindang di sekitarnya. Foto: Khiththati/acehkini
WhatsApp Image 2019-11-29 at 19.02.00 (1).jpeg
Satu pasangan di kompleks makam. Foto: Khiththati/acehkini
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan