News
·
20 Oktober 2020 16:42

Sambut Hari Oeang ke-74, Perwakilan Kemenkeu Aceh Gelar Donor Darah

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Sambut Hari Oeang ke-74, Perwakilan Kemenkeu Aceh Gelar Donor Darah (129222)
Pewakilan Kemenkeu Aceh menggelar kegiatan donor darah pada Selasa (20/10) dalam rangka menyambut Hari Oeang ke-74 pada 30 Oktober 2020. Foto: Dok. DJP Aceh
Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Aceh menyelenggarakan kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh di lobi gedung Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh, Selasa (20/10). Kegiatan donor darah ini digelar dalam rangka menyambut Hari Oeang ke-74 yang diperingati pada 30 Oktober mendatang.
ADVERTISEMENT
"Kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Oeang ke-74 ini dilakukan sebagai bakti para pegawai Kementerian Keuangan di Aceh kepada masyarakat melalui PMI Aceh," kata Kepala Kantor Wilayah DJP Aceh, Tarmizi, dalam siaran pers kepada acehkini, Selasa (20/10).
Tarmizi menyebut, selain diikuti oleh para pegawai DJP, kegiatan donor darah juga diikuti oleh pegawai dari seluruh unit di Lingkungan Kemenkeu Perwakilan Aceh. "Kegiatan ini dilakukan bersama seluruh unit Eselon I Kementerian Keuangan di Provinsi Aceh, meliputi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Aceh, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Aceh, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Aceh," ujarnya.
Sambut Hari Oeang ke-74, Perwakilan Kemenkeu Aceh Gelar Donor Darah (129223)
Kepala Kantor Wilayah DJP Aceh, Tarmizi, saat mendonorkan darahnya dalam rangka menyambut peringatan Hari Oeang ke-74. Foto: Dok. DJP Aceh
Ia menyampaikan, kegiatan donor darah ini nantinya akan dilakukan secara berkesinambungan sebagai agenda rutin, dan diharapkan bisa menjadi budaya di lingkungan Kementerian Keuangan sehingga mendorong kepedulian terhadap sesama.
ADVERTISEMENT
Tarmizi menambahkan, pada kegiatan donor darah kali ini berhasil mengumpulkan 92 kantong darah. Menurutnya, donor darah merupakan salah satu kegiatan kemanusiaan yang sangat mulia.
"Selain bermanfaat bagi penerima yang membutuhkan transfusi darah, pendonor juga memperoleh banyak manfaat. Antara lain, membantu menurukan berat badan, mencegah kanker, mencegah stroke, menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan mental, meningkatkan produksi sel darah merah, dan kesehatan tubuh menjadi lebih terkontrol," tuturnya.
Hari Oeang pertama kali ditetapkan jatuh pada 30 Oktober 1946 untuk memperingati peristiwa beredarnya Oeang Republik Indonesia (ORI). Sejarah membuktikan bahwa ORI telah berhasil menjadi alat pemersatu bangsa sekaligus lambang kedaulatan Indonesia.[]