Sudah 16 Pasien Positif COVID-19 di Aceh Dinyatakan Sembuh

Dari total 19 kasus positif terjangkit virus Corona di Aceh hingga Sabtu (23/5) siang, 16 di antaranya telah sembuh. Kini hanya tersisa 2 pasien positif COVID-19 di Aceh yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara satu orang lainnya meninggal dunia pada 23 Maret 2020 lalu.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani alias SAG, pasien ke-16 yang sembuh di Aceh berinisial AS (20). Santri Pondok Pesantren Al-Fatah Magetan Jawa Timur yang berasal dari Simeulue itu dinyatakan sembuh pada Jumat (22/5) dan telah meninggal ruang isolasi Pinere RSUDZA Banda Aceh.
"Alhamdulillah, setelah sekitar 10 hari dirawat tim medis COVID-19 RSUDZA Banda Aceh, AS sudah negatif virus Corona dan bisa berkumpul lagi dengan keluarganya," ujar SAG dalam keterangannya.
Dengan sembuhnya AS tersebut, kata SAG, kini pasien positif COVID-19 di Aceh yang sembuh menjadi 16 orang. Sementara pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19 tersisa 2 orang, dan satu lainnya meninggal dunia pada Maret lalu.
Kedua pasien positif COVID-19 di Aceh yang masih menjalani perawatan masing-masing AR (13) asal Bener Meriah, dan Muk (51) asal Aceh Tamiang. Keduanya sampai saat ini masih dirawat di RSUD kabupaten setempat.
AR yang memiliki riwayat perjalanan pulang dari Ponpes Al-Fatah Temboro, Megatan, Jawa Timur, dinyatakan positif terjangkit virus Corona pada Jumat (15/5) lalu. Setelah terdeteksi positif COVID-19, ia dijemput tim medis dan hingga saat ini menjalani perawatan di RSUD Muyang Kute, Redelong, Bener Meriah.
Sementara pasien Muk merupakan kasus Corona ke-19 di Aceh. Ia terkonfirmasi positif COVID-19 pada Jumat (22/5). Muk memiliki riwayat perjalanan baru pulang dari Medan, Sumatera Utara.
"Jumlah penderita COVID-19 di Aceh memang tidak sebanyak daerah lain. Kita tetap harus waspada dan mencegah penularannya di gampong-gampong (desa) supaya tidak terjadi lonjakan kasus usai hari raya nanti," kata SAG.
Sebelumnya per Selasa (19/5/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Aceh telah melakukan rapid test terhadap 4.831 orang, dengan rincian hasilnya 4.793 nonreaktif dan 38 lainnya reaktif. Selain rapid test, Pemerintah Aceh juga telah mengambil 303 spesimen swab terkait virus Corona.
