Tempat Tidur Pasien COVID-19 di RSUD Kota Subulussalam Tersisa 7 dari 20 Unit
ยทwaktu baca 2 menit

Keterisian tempat tidur atau atau Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam, Aceh, terus meningkat. Hingga saat ini tersisa tujuh tempat tidur dari total 20 unit.
Direktur RSUD Kota Subulussalam dr Dewi Sartika Pinem mengatakan, sampai hari ini RSUD Kota Subulussalam masih merawat 13 orang pasien positif COVID-19.
"Bulan juli lalu yang terkonfirmasi hanya 27 orang, per 19 Agustus ini jumlah yang terkonfirmasi sudah mencapai 66 orang. RSUD menyediakan 20 bed (tempat tidur) di tiga ruangan. Sekarang ini yang terisi 13 bed," ujar Dewi kepada acehkini, Jumat (20/8/2021).
Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19, RSUD Kota Subulussalam telah menambah jumlah fasilitas tempat tidur di ruang pinere.
Pasalnya, beberapa hari sebelumnya, RSUD Kota Subulussalam mengalami overload atau kelebihan kapasitas dan terpaksa merujuk sejumlah pasien ke rumah sakit terdekat di wilayah tersebut.
"Hingga saat ini yang dirawat hanya pasien yang bergejala sesak dan demam tinggi. Bagi yang tidak ada gejala kita sarankan untuk melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan," kata Dewi.
Ia menyampaikan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit terdekat dengan fasilitas pinere yang lebih lengkap untuk mengantisipasi overload pasien.
Dewi menyebut, berbagai upaya dilakukan pihaknya untuk menyiasati kebutuhan penanganan pasien COVID-19, seperti kebutuhan oksigen.
"Oksigen selalu kita upayakan dalam jumlah yang aman, segala upaya untuk mengantisipasi kemungkinan ketersediaan. Kita selalu koordinasi dengan wilayah terdekat. Seperti oksigen kita juga mengambil dari Kabanjahe di Sumatera Utara," ujarnya. [] Yudiansyah
