Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Kunjungi Keluarga Anak Korban Pemerkosaan
ยทwaktu baca 2 menit

Kasus dugaan penyekapan dan pemerkosaan seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang digilir 14 pria di sebuah kafe di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mendapat sorotan khusus dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) daerah setempat.
Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya, Puji Hartini saat berkunjung ke rumah keluarga korban, menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan bentuk keprihatinan atas derita yang dialami korban. Puji berkomitmen untuk mengawal kasus tersebut dengan mendampingi keluarga korban.
"Saya sangat prihatin dengan kejadian seperti ini, mengingat korban masih di bawah umur, pendampingan juga tetap kita lakukan," kata Puji kepada acehkini, Senin (20/12).
Puji mengaku dirinya telah menghubungi dinas terkait untuk memperjuangkan hak korban, seperti mengupayakan korban bisa bersekolah kembali serta melakukan pendamping dengan menggandeng P2TP2A Nagan Raya untuk memantau agar trauma yang dialami korban saat ini bisa pulih.
"Saya sudah menghubungi dinas terkait untuk memberikan pendampingan sampai korban betul-betul pulih dari trauma. Kemudian juga kita upayakan korban untuk sekolah lagi, dari segi orang tua juga perlu kita perjuangkan, seperti mendapat bantuan dari program pemerintah," ujarnya.
Ia berharap, korban dan keluarga tetap harus bersemangat dan tidak berkecil hati apalagi sampai malu terhadap musibah yang terjadi. "Kami juga tetap mendampingi serta terus mendukung demi terwujudnya hak korban," sebut Puji.
Ia menambahkan, kasus anak di bawah umur yang diperkosa 14 pria bergiliran adalah kasus serius, sehingga dirinya menaruh harapan besar kepada kepolisian untuk bisa secepatnya menangkap pelaku dan mendalami kasus tersebut sehingga korban bisa mendapat keadilan.
"Kita mendukung pihak kepolisian dan kalau kasusnya seperti ini kita lebih mendukung pakai hukum KUHP, karena memang kalau pakai hukum Jinayat efek jera dari predator ini tidak ada. Jinayat bisa dilakukan setelah pelaku menjalani hukuman terlebih dulu," kata Puji.
Sebelumnya diberitakan, seorang anak perempuan berusia 15 tahun di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, diduga disekap dua hari di sebuah kafe dan diperkosa 14 pria bergiliran. Polisi telah menangkap 9 terduga pemerkosa di antaranya, dan 5 orang lainnya masih diburu.
-----------------
Note: Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang mengalami kekerasan seksual. Anda bisa menghubungi kantor polisi terdekat, atau sejumlah hotline pengaduan kasus di Aceh.
ADVERTISEMENT
Berikut beberapa kontak hotline pengaduan kasus kekerasan seksual di Aceh: UPTD PPA Aceh: 08116808875, UPTD PPA Banda Aceh: 081224164416, Flower Aceh: 082247418718/0651-6302015, dan BEM Universitas Syiah Kuala: 082115809229.
