Warna-Warni Musim Semi dalam Festival Tulip Bowral, Sydney

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto. Alumni SSEAYP 89. Senang menulis tentang kisah perjalanan, budaya, pendidikan, dan masalah-masalah sosial dalam masyarakat. Hobi main pingpong dan membaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ade Tuti Turistiati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Setiap musim semi lebih dari 80.000 bunga tulip mekar sempurna dalam festival tulip di Corbett Gardens, Bowral, Sydney. Festival yang diorganisir Wingercarrabee Shire Council ini berlangsung dari tanggal 12 September sampai 6 Oktober 2025. Buka dari jam 9:30 sampai 16:30, kecuali hari Sabtu buka sampai jam 18:00. Tiket masuk antara AUD 15-20 atau sekitar Rp 150ribu sampai Rp200 ribu. Tiket dapat dibayar non tunai di tempat maupun secara online. Sepanjang festival tulip biasanya sekitar 50an ribu wisatawan lokal dan mancanegara menikmati indahnya beragam warna bunga tulip. Sedikitnya bunga tulip ada yang berwarna kuning, putih, biru, ungu, pink, jingga dan merah pekat. Para pengunjung mengabadikan keindahan bunga tulip dengan berswa foto, berfoto bersama maupun berfoto secara bergantian.

Untuk menuju ke lokasi, kita dapat naik transportasi umum atau dengan mobil sekitar 2 jam dari pusat kota Sydney. Sepanjang perjalanan melalui daerah Wollongong, kita bisa menikmati suasana pegunungan dengan jalan berkelok. Biri-biri dan sapi-sapi gemuk khas Australia merumput di padang rumput hijau nan luas.
Festival ini bukan hanya menampilkan taman bunga yang indah, tetapi juga berbagai pertunjukan musik, pasar lokal yang menjual pakaian dan pernak-pernik souvenir. Selain itu, ada pameran seni, hingga kuliner khas Southern Highlands dan makanan lainnya. Sambil menikmati aneka tulip kita dapat duduk sejenak menikmati kebab Turki plus secangkir cappucinno hangat diiringi alunan musik country.
Festival tahunan ini telah berjalan lebih dari 60 tahun dan menjadi tradisi di lingkungan lokal dan wilayah Southern Highlands. Penanaman tulip dimulai sejak bulai April oleh warga tukang kebun. Mereka tidah hanya menanam tulip tapi ikut merawatnya dengan menyiram bunga, membersihkan daun-daun kering yang berjatuhan dan mengelola taman menjadi artistik.
Hotel, restoran, toko lokal, kafe, kerajinan lokal mendapat manfaat dari lonjakan pengunjung. Hal ini membantu promosi wilayah Southern Highlands sebagai destinasi wisata musim semi.
Menurut Lulu salah seorang pegawai yang bekerja di festival tulip bahwa tujuan festival tulip ini adalah untuk merayakan kedatangan musim semi. Festival ini semacam merayakan transformasi alam.
“Yang pasti, kami senang melihat para pengunjung dari berbagai wilayah di Sydney termasuk turis mancanegara menikmati festival tulip. Melihat antusias dan senyum pengunjung adalah kebahagian kami.” ujar Lulu dengan senyum merekah mengakahiri percakapan.
