Sony Sanjaya Pegang Buku Usai Diperiksa, Pengacara Sebut Ada 41 Nama Titip SPPG

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya saat keluar dari Gedung Kejaksaan Agung usai menjalani pemeriksaan, Kamis (18/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya saat keluar dari Gedung Kejaksaan Agung usai menjalani pemeriksaan, Kamis (18/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Tersangka kasus korupsi tata kelola MBG Sony Sonjaya keluar dari gedung Kejaksaan Agung usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Sony diperiksa sejak Kamis (18/6) pagi.

Usai diperiksa, Sony langsung dibawa ke mobil tahanan pukul 19.30 WIB. Sony yang mengenakan rompi pink, terus menggenggam sebuah buku catatan. Tak ada satu pun kata yang terucap dari mulut Sony.

Pengacara Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Krisna Murti menyebutkan terdapat 41 nama tokoh publik yang diduga terlibat meminta titik dapur SPPG. Kata Krisna, nama-nama tersebut telah disebutkan Sony kepada penyidik di Kejaksaan Agung, Kamis (18/6).

“Jadi totalnya sekarang bertambah jadi totalnya 41 nama,” kata Krisna kepada wartawan usai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Kamis (18/6).

Jumlah nama ini tentu bertambah sebanyak 14 nama dari yang sebelumnya disebut terdapat 26 nama. Krisna mengatakan penambahan itu terjadi karena berkembang dari salah satu nama sebelumnya.

“Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu, ‘Pak ini punya ini ya, ini punya ini, ini ada punya bupati ini’ gitu loh,” ujar Krisna.

“Dari pengembangan satu orang itu dia mengatasnamakan ada 14 nama, gitu loh,” imbuhnya.

Mantan wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Krisna mengatakan, Sony sudah menyerahkan 41 nama itu ke penyidik. Tapi, kata Krisna, Sony tak tahu lagi diapakan titik SPPG itu setelah diberikan kepada 41 nama itu.

“Iya, permintaan titik-titik itu. Nah apakah titik-titik itu dijual? Tadi ditanyakan oleh penyidik bahwa Pak Sony menjawab dia tidak tahu lagi. Setelah diberikan titik itu, dia tidak lagi tahu apakah titik-titik itu dijual atau tidak,” tutur Krisna.

Selain itu, Krisna juga menanggapi 26 nama yang beredar di jagat maya. Katanya, 26 nama tersebut terkonfirmasi meminta titik SPPG secara menyimpang.

“26 nama firm, sekarang telah berjumpa jadi 41 totalnya ya,” sebut Krisna.

“Jadi tadi penyidik mengkonfirmasi data-data daripada yang permintaan titik yang kemarin nama-nama itu. Ya kan diperlihatkan dari handphone klien kami itu, dari HP-nya, ya kan nama-nama itu,” ungkap Krisna.

Sebelumnya, telah beredar 26 nama yang merupakan daftar tokoh dari lingkaran eksekutif, legislatif, hingga organisasi yang disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi MBG.

Munculnya nama tersebut seiring dengan pengajuan permohonan justice collaborator dari Sony kepada Kejaksaan Agung untuk mengungkap pihak lain yang terlibat.