BYD Racco Mulai Dijual di Luar Jepang, Indonesia Menyusul?

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kei car listrik BYD Racco di Japan Mobility Show 2025. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kei car listrik BYD Racco di Japan Mobility Show 2025. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

BYD mulai memperluas penjualan mobil listrik (EV) mungil bernama Racco ke luar Jepang. Dua pasar pertamanya berada di Sri Lanka dan Makau, dua wilayah di benua Asia yang sama-sama memakai setir kanan seperti Indonesia.

Pemesanan Racco sudah dibuka di Makau. Peluncuran resminya di Sri Lanka dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober 2026, sebagaimana dilaporkan Car News China.

Langkah tersebut menjadi perluasan pertama Racco ke pasar setir kanan di luar negara asalnya. BYD menyatakan pihaknya sedang menghitung permintaan Racco di berbagai negara dengan memberi prioritas pada pasar setir kanan.

Racco merupakan model pertama BYD yang dirancang khusus untuk pasar Jepang. Sambutan pasarnya terbilang hangat musabab pesanannya tembus seribu unit hanya dalam dua pekan setelah diperkenalkan, lalu melewati angka dua ribu unit dalam dua bulan.

Kei car listrik BYD Racco di Japan Mobility Show 2025. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Dimensi Racco sendiri dibuat kompak mengikuti aturan kei car, yaitu golongan mobil mungil di Jepang yang dibatasi dimensi dan tenaganya dengan imbalan keringanan pajak.

Dari sisi ukuran, Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, dan wheel base 2.520 mm dengan kapasitas empat penumpang serta ruang bagasi 280 liter.

Bagian dapur pacu mengandalkan motor listrik di bagian depan bertenaga 47 kilowatt atau setara 63 dk. Tersedia dua pilihan baterai, yaitu jenis LFP berkapasitas 22,4 kilowatt jam dan 35,84 kilowatt jam. Jarak tempuh masing-masing mencapai 210 kilometer dan 320 kilometer berdasarkan WLTC.

Peluang Racco melebar ke pasar setir kanan lainnya terbuka cukup lebar. Hong Kong disebut sebagai salah satu kandidat kuat, mengingat mobil mungil sudah lebih dulu diterima konsumen di sana. BYD juga punya pijakan kuat di Australia yang sama-sama memakai setir kanan.

Kei car listrik BYD Racco debut di Japan Mobility Show 2025. Foto: BYD Japan

Potensi BYD Racco masuk ke Indonesia

Sebelumnya, PT BYD Motor Indonesia telah memberikan sinyal positif terkait masuknya Racco ke Tanah Air. Saat ini, perusahaan tengah melakukan studi dan mengumpulkan respons langsung dari para calon konsumen.

"Kita masih tahap mencoba mengidentifikasi dan mempelajari pasarnya. Sebetulnya tipe kendaraan ini favorit di negara lain. Bisa saja (dibawa ke Indonesia), semua tergantung nanti hasil riset internal," kata Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, beberapa waktu lalu.

Riset yang dilakukan itu menggabungkan evaluasi teknis engineering, analisis pasar, hingga rasa berkendara secara langsung di lapangan. Luther mengungkapkan, antusiasme masyarakat Tanah Air terhadap BYD Racco berada di luar ekspektasi awal perusahaan.

"Kami mau lihat dulu di sisi mana yang nanti bisa jadi strong point-nya, baik dari komunikasi, harga, maupun promosi. Di negara awal (Jepang) dia diperkenalkan respons masyarakat sangat baik, itu membuat kami makin percaya diri," tambahnya.