Konten dari Pengguna

Link Download Panduan ASN Digital untuk Aktivasi MFA

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas link download panduan ASN Digital. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas link download panduan ASN Digital. Foto: Pexels

Mengakses tautan unduh atau link download panduan ASN Digital merupakan langkah penting yang perlu dilakukan pegawai pemerintah. Buku petunjuk ini menyajikan alur penggunaan sistem secara runtut, sehingga pengguna tidak akan mengalami kebingungan.

Selain itu, panduan ini sangat dibutuhkan untuk proses aktivasi multi-factor authentication (MFA) demi menjaga keamanan akun Aparatur Sipil Negara (ASN) Digital. Dengan mengikuti petunjuk verifikasi, proses registrasi keamanan digital dapat diselesaikan secara mudah.

Ilustrasi memahami link download panduan ASN Digital. Foto: Pexels

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan buku panduan elektronik untuk melakukan aktivasi MFA ASN Digital. Petunjuk ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, baik oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di dalam link format Google Drive tersebut, terdapat panduan aktivasi MFA Single Sign-On (SSO), video alur aktivasi, penjelasan tentang tujuan penerapan, hingga paparan mengenai pentingnya implementasi MFA dan tantangan keamanan data.

Berikut ini merupakan tautan untuk melihat panduan ASN Digital drive.google.com/drive/folders/1MyQNVctknHg5mhHshuHlM5Cg6Z6SH3Dh.

Selain itu, pegawai pemerintah juga dapat menemukan tautan yang sama dengan cara mengunjungi portal asndigital.bkn.go.id. Kemudian, pilih menu Masuk di sudut kanan bawah, sehingga sistem dapat menampilkan link panduan penggunaan MFA.

Fitur ASN Digital

ASN Digital menawarkan bermacam pilihan fitur, mencakup fasilitas perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengelolaan kinerja, pengembangan talenta maupun karier, hingga pemberhentian. Di samping itu, tersedia juga fasilitas pendukung.

Berikut rinciannya:

1. Perencanaan Kebutuhan

Fitur ini memuat fasilitas peta jabatan, perencanaan kebutuhan, dan juga penetapan formasi.

2. Pengadaan

Fitur ASN Digital ini memuat fasilitas pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), pendaftaran Sekolah Kedinasan, seleksi Computer Assisted Test (CAT), pengolahan nilai, hingga penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).

3. Pengelolaan Kinerja

ASN Digital turut menyajikan fitur layanan kinerja, fasilitas Manajemen Kinerja Organisasi (Mako), hingga fasilitas presensi.

4. Pengembangan Talenta dan Karier

Guna mendukung fungsi pengembangan talenta dan karier, ASN Digital memiliki fitur manajemen talenta dan fasilitas ASN karier.

Portal ini pun memfasilitasi fitur manajemen JF (jabatan fungsional), BKN Pedia, hingga fasilitas penkom (penilaian kompetensi) melalui CAT maupun AC (assessment center).

Di samping itu, portal ini menghadirkan fasilitas KP (kenaikan pangkat) dan jabatan, pindah instansi, hingga peremajaan data.

ASN pun dapat mengurus pencantuman gelar, peninjauan masa kerja, hingga perpindahan tugas melalui fasilitas pindah IKN (Ibu Kota Nusantara).

Untuk urusan administratif, sistem ini menyiapkan fasilitas SKK (status dan kedudukan kepegawaian) yang mengelola NIP, CLTN (cuti di luar tanggungan negara), hingga rekomendasi tewas.

ASN Digital pun dilengkapi dengan fitur konversi angka kredit, indeks profesionalisme ASN, hingga I-Mut (integrated mutasi).

Lalu, portal ini ikut menyediakan fasilitas I-Dis (integrated discipline), fasilitas penilaian indeks NSPK (norma, standar, prosedur, dan kriteria), hingga fasilitas penilaian sistem merit melalui Pinter (penilaian sistem merit).

Pengawasan selanjutnya juga diperkuat melalui fasilitas pemblokiran, fasilitas pelanggaran netralitas melalui SBT (sistem berbagi terintegrasi), fasilitas IM (integritas moralitas), hingga fasilitas BPASN (Badan Pertimbangan Aparatur Sipil Negara).

Para PNS maupun PPPK dapat pula mengakses fasilitas kepegawaian internal instansi, fasilitas bankum (bantuan hukum), hingga fasilitas kesejahteraan ASN. Pamungkas, ada pula kartu ASN virtual hingga Karis Karsu (kartu istri dan kartu suami) virtual.

5. Pemberhentian

ASN Digital turut menyediakan fitur pemberhentian maupun pensiun hingga fasilitas Taspen One Hour Online Service (TOOS).

6. Layanan Pendukung

ASN Digital pun menyediakan fasilitas SSO BKN maupun WSO2 (web services oxygenated 2). Sistem ini didukung dengan fasilitas integrasi API (application programming interface) services hingga fasilitas referensi.

Di samping itu, autentikasi berkas dipermudah melalui fasilitas teken digital atau TTE (tanda tangan elektronik). Selanjutnya terdapat fasilitas penyajian informasi yang transparan melalui Portal Satu Data maupun dashboard.

Bantuan teknis di ASN Digital untuk ASN ikut difasilitasi oleh fasilitas helpdesk maupun Mola. Komunikasi kedinasan pun didukung oleh fasilitas email government hingga fasilitas admin guna pengelolaan hak akses.

Keseluruhan berkas dapat pula dikelola melalui fasilitas DMS (document management system) pada ASN Digital. Terakhir, ekosistem ASN Digital juga terus dikembangkan melalui fasilitas pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Baca Juga: Cara Aktivasi ASN Digital yang Perlu Dipahami CPNS dan PPPK

(MDP)