Konten dari Pengguna

Contoh Perkenalan Diri Saat Interview yang Dapat Dilakukan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perkenalan diri saat interview. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perkenalan diri saat interview. Foto: Pixabay

Salah satu tahapan dalam proses rekrutmen yang umumnya dilalui oleh pencari kerja adalah wawancara atau interview. Bagi yang belum pengalaman, tentu akan merasa gugup, atau bingung harus menjawab apa saat melakukannya.

Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan banyak berlatih dan mempelajari alur wawancara kerja. Hal pertama yang akan ditanya oleh recruiter atau rekruter saat interview adalah perkenalan diri.

Pelamar akan diminta menceritakan diri kepada rekruter sebelum diberikan pertanyaan seputar pekerjaan yang dilamar. Perkenalan diri saat interview adalah langkah awal bagi rekruter untuk mengenal pelamar lebih dalam.

Untuk itu, seorang pelamar harus memberikan kesan pertama yang baik dan sopan kepada rekruter dalam hal ini bisa pihak HRD atau user. Lantas, bagaimana contoh perkenalan diri saat interview? Simak berikut ini.

Baca juga: 4 Tips Bikin Profil LinkedIn Agar Dilirik Recruiter

Contoh Perkenalan Diri Saat Interview

Ilustrasi contoh perkenalan diri saat interview. Foto: Pixabay

Bagi yang masih bingung, berikut adalah beberapa contoh perkenalan diri saat interview yang bisa coba diterapkan seperti yang dikutip dari laman Naukri.

1. Perkenalkan diri

Anda dapat menyapa pewawancara dan memberitahu nama untuk memulai perkenalan secara formal. Jangan ragu untuk menceritakan beberapa informasi pribadi yang informal, seperti hobi. Contoh:

Saya baru pindah ke kota ini tiga bulan yang lalu. Di akhir pekan, saya menjelajahi tempat makan baru. Dengan cara ini, saya dapat mempelajari rute kota ini dan mempersiapkan diri secara profesional. Menjadi seorang sales profesional, membutuhkan banyak perjalanan.

2. Daerah asal

Sebutkan tempat dari mana Anda berasal, lokasi sekolah, perguruan tinggi, dan sebagainya. Beberapa orang tidak menganggapnya layak untuk disebutkan, tetapi hal tersebut dapat menambahkan informasi mengenai latar belakangmu. Contoh:

Saya lahir dan dibesarkan di Jaipur. Saya datang ke Jakarta 3 bulan lalu untuk mencari peluang profesional. Saya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia dengan jurusan Komunikasi.

3. Riwayat pendidikan

Berikan penjelasan singkat tentang latar belakang pendidikan seperti sekolah, kelulusan, pasca-kelulusan, dan sebagainya. Anda juga dapat menyebutkan kegiatan ekstrakurikuler yang pernah diikuti. Contoh:

Saya telah menyelesaikan sekolah saya dari Universitas Indonesia. Semasa kuliah dulu, saya memilih ekstrakulikuler teater. Itu adalah pengalaman yang sangat bermanfaat di Universitas, karena kami tidak hanya terlibat aktif dalam proyek-proyek praktis, tetapi juga mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan dan lomba-lomba yang menarik.

4. Pengalaman kerja

Presentasikan pengalaman kerja sebelumnya dengan cara yang terstruktur. Contoh:

Saya telah bekerja sebagai Sales Professional selama 5 tahun. Saya bergabung sebagai eksekutif Penjualan dan berhasil mencapai posisi Manajer Penjualan dalam waktu 3 tahun.

Perdalam pengalaman profesionalmu dengan menyebutkan beberapa proyek yang pernah dikerjakan sebelumnya. Contoh:

Saya memiliki pemahaman mendalam mengenai perencanaan Penjualan dan pengembangan bisnis. Saya telah banyak terlibat dalam membangun hubungan klien yang efektif. Saya juga telah mengembangkan pemahaman yang unggul tentang customer service dan customer relationship. Sebagai contoh, saya ingin berbicara tentang proyek yang relatif sulit dan unik yang membantu saya meningkatkan profitabilitas dan volume penjualan tahunan perusahaan (sebutkan proyek secara singkat).

Perkenalan Diri untuk Mahasiswa Baru Lulus

Ilustrasi contoh perkenalan diri saat interview. Foto: Pixabay

Masih dari sumber yang sama, bagi fresh graduate dapat mengawalinya dengan menjelaskan statusmu sebagai lulusan baru, alasanmu memilih jurusan kuliah, dan pandanganmu mengenai karier dari jurusanmu tersebut. Contoh:

"Saya baru saja lulus pada tahun ini, dengan jurusan manajemen bisnis. Adapun alasan saya memilih jurusan ini, karena saya menyukai bagaimana proses mengelola tim agar sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik. Selain itu, menurut saya memulai karier di dunia bisnis pada saat ini sangat meyakinkan."

"I am a fresh graduate. I just graduated this year with a major in Business Management. The reason I chose this major is because I like the process of team management so that businesses can work well."

Jika saat berkuliah dulu pernah mengikuti magang, menjadi volunteer, dan sebagainya, Anda dapat turut menjelaskannya kepada rekruter. Contoh:

Saya pernah melakukan magang di PT. Indah Perkasa sebagai Social Media Officer. Tugas saya sehari-harinya adalah membuat konten-konten yang menarik untuk media sosial dari PT. Indah Perkasa. Saat kuliah dulu, saya juga pernah menjadi relawan dalam acara Sound Project sebagai Ticketing. Tugas saya dalam divisi tersebut untuk mengecek tiket yang telah dibeli oleh penonton dan memastikan data penonton dengan tiket sama.

(ANS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang perlu dilakukan saat interview kerja?

chevron-down

Persiapkan CV, Portfolio, dan dokumen lain yang dapat menonjolkan kemampuanmu, gali informasi tentang posisi atau jurusan hingga perusahaan atau universitas yang dituju, datang tepat waktu, berpenampilan rapi dan bersikap sopan.

Bagaimana cara menjawab kekurangan saat interview?

chevron-down

Kenali dirimu dengan baik, tetap jujur, selalu akhiri kekurangan yang dimiliki dengan solusi. Misal: saya orang yang pelupa, namun untuk mencegah hal tersebut saya selalu mencatat setiap hal penting di notes.

Apakah perlu memberikan salam pembuka ke HRD?

chevron-down

Kamu perlu menyapa HRD dahulu meskipun sebelumnya sudah saling menyapa dan berkenalan. Di salam pembuka tersebut kamu bisa mengucap rasa terima kasih kepada HRD yang sudah memberikan kesempatan lolos ke tahap wawancara.