Jalur Gunung Piramid yang Ekstrem, Lokasi, dan Info untuk Pendaki

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jalur Gunung Piramid yang terkenal karena kondisi ekstremnya memiliki puncak yang berlokasi di Renggano, Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Meskipun terkenal dengan ke ekstremannya, masih ada pendaki yang ingin menaklukkan jalur ini.
Puncak Gunung Piramid memiliki panorama alam nan indah dan segar. Sebab inilah gunung yang memiliki jalur pendakian bernama "punggung naga" ini menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian pendaki.
Dikutip dari rri.co.id, Gunung Piramid termasuk dalam wilayah RPH Curahdami, BKPH Bondowoso, yaitu tepatnya berada di petak 23 hutan lindung dengan luasnya sekitar 722 hektare.
Jalur Gunung Piramid Bondowoso, Jawa Timur
Jalur Gunung Piramid Bondowoso adalah salah satu bagian dari gugusan Pegunungan Argopuro Jawa Timur. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.521 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Jalur pendakian Gunung Piramid dikenal memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, dan termasuk salah satu yang paling ekstrem di Jawa Timur. Tantangan tersulit saat mendaki Gunung Piramid adalah jalur punggungan sempit yang bernama "Punggung Naga".
Di beberapa titik, lebar jalur ini hanya berkisar antara 30 hingga 60 sentimeter, dengan jurang menganga di kedua sisinya. Kondisi itulah yang membuat pendaki dituntut fokus dan berhati-hati, karena sedikit kesalahan langkah saja dapat berakibat fatal.
Medan pendakian gunung ini juga didominasi tanjakan dengan kemiringan tajam. Di beberapa titik, permukaan jalur terdiri atas tanah yang gembur dan bebatuan. Medan ini juga mudah licin, terutama selepas turun hujan.
Situasi tersebut dapat meningkatkan risiko tergelincir, apalagi bagi pendaki yang belum berpengalaman dalam menghadapi medan pegunungan yang berat dan menantang.
Faktor cuaca yang ekstrem turut menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Kabut yang tebal sering muncul secara tiba-tiba dan mengurangi jarak pandang pendaki. Hembusan angin kencang di sepanjang jalur punggungan juga bisa mengganggu keseimbangan pendaki, apalagi ketika melintasi area terbuka yang tak ada pepohonan.
Dikutip dari rri.co.id, berdasarkan himbauan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso, gunung ini tidak disarankan untuk para pendaki karena jalurnya yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Untuk meminimalisir adanya potensi bahaya, sebaiknya setiap pendaki selalu mematuhi arahan dari pengelola jalur pendakian dan menghindari penggunaan jalur ilegal yang belum dipastikan keamanannya.
Adanya kesadaran terhadap potensi risiko adalah faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan selama melakukan pendakian.
Keindahan panorama yang jalur Gunung Piramid memang menjadi daya tarik istimewa bagi para pendaki dan pencinta alam. Namun, di balik pesona tersebut harus diimbangi dengan kewaspadaan, mawas diri, dan sikap bertanggung jawab setiap pendaki. (Win)
Baca juga: Buah Kiamboy Itu Apa? Simak Asal Usul dan Berbagai Olahannya
