Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 111 Kurikulum Merdeka

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 111 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari oleh siswa untuk membantu memahami materi pembelajaran dengan lebih baik.
Pada halaman ini, pembahasan biasanya berkaitan dengan latihan soal yang menuntut pemahaman isi teks, struktur bahasa, serta kemampuan berpikir kritis.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 111
Berikut adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 111 kurikulum merdeka yang dikutip dari Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI (Edisi Revisi) oleh Heny Marwati dan K. Waskitaningtyas (2024).
Soal 1
Berdasarkan cerpen “Sungai” karya Nugroho Notosusanto tersebut, kita menemukan beberapa kosakata baru. Temukan arti kosakata di bawah ini dengan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia!
Jawaban:
a. Keharuan: perasaan haru
b. Sanubari: hati (dalam arti batin); hati nurani; perasaan batin
c. Kompi: bagian dari batalion, terdiri atas 150–200 orang, dipimpin oleh seorang berpangkat kapten
d. Murung: (mudah) sedih; masygul
e. Tebing: tepi sungai (jurang) yang tinggi dan terjal (hampir tegak)
f. Hijrah: berpindah atau menyingkir untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu
g. De facto: menurut kenyataan yang sesungguhnya (tentang pengakuan atas suatu pemerintahan)
h. Kurir: utusan yang menyampaikan sesuatu yang penting dengan cepat
i. Pleton: satuan pasukan yang terdiri atas 20–40 orang
Soal 2
Berdasarkan analisis tokoh dan penokohannya, mengapa Sersan Kasim disebut tokoh utama dan Komandan disebut sebagai tokoh pendukung? Berikan bukti yang mendukung jawabanmu!
Jawaban: Sersan Kasim disebut tokoh utama karena sering kali muncul dalam cerita dan semua konflik berhubungan dengan dirinya.
Bukti-bukti yang mendukung jawaban ini adalah Sersan Kasim adalah pusat cerita, Sersan Kasim mengalami berbagai konflik, dan Sersan Kasim mengalami perubahan karakter.
Soal 3
Pada cerpen “Sungai” tersebut di atas, disebutkan salah satu latar tempat adalah Sungai Serayu. Dimanakah letak Sungai Serayu dan jelaskan apakah benar sungai tersebut terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat?
Jawaban: Sungai Serayu melewati beberapa wilayah yaitu Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas hingga sebagian wilayah utara Kabupaten Cilacap.
Soal 4
Mengapa latar waktu pada cerpen tersebut terjadi pada seputar peristiwa memperebutkan kemerdekaan Indonesia? Jelaskan disertai bukti yang mendukung!
Jawaban: Peristiwa demi peristiwa dalam alur cerpen ini menunjukkan bahwa latar waktu pada cerpen tersebut adalah pada masa kemerdekaan.
Bukti-buktinya seperti tentara Indonesia harus menuju ke arah barat dari Yogyakarta karena terjadi perang antara pihak Belanda melawan pihak Indonesia.
Soal 5
Pada cerita pendek di atas terdapat kutipan:
Sersan Kasim membelai anaknya yang dalam gendongan,
“Saya minta izin untuk membawanya,” katanya.
“Kau yakin dia tidak menangis?”
“Insya Allah, tidak.”
“Baik kalau begitu. Hati-hati saja.”
“Siap Pak. Terima kasih.”
Siapakah yang mengatakan hal tersebut dan jelaskan maksud kutipan tersebut berdasarkan konteks cerita tersebut di atas?
Jawaban: Yang mengatakan hal tersebut adalah Sersan Kasim. Hal itu dikatakan karena Sersan Kasim ingin membawa anaknya menyeberangi Sungai Serayu untuk berpindah dari Jawa Tengah ke Jawa Barat dengan menanggung banyak resiko yaitu ditangkap oleh Belanda.
Soal 6
Bagaimana pendapatmu tentang sikap Sersan Kasim yang memutuskan membawa sendiri anaknya dibandingkan dengan menitipkannya kepada penduduk setempat?
Jawaban: Setuju, dengan keputusan Sersan Kasim untuk membawa sendiri anaknya. Hal ini menunjukkan rasa tanggung jawab dan kasih sayang Sersan Kasim sebagai seorang ayah.
Meskipun membawa anak akan menambah bebannya, Sersan Kasim ingin memastikan keamanan dan keselamatan anaknya dalam situasi yang berbahaya.
Alasannya karena naluri seorang ayah untuk selalu ingin bersama anaknya, terutama dalam situasi yang sulit. Sersan Kasim mungkin merasa tidak nyaman menitipkan anaknya kepada orang lain yang tidak dikenalnya.
Sersan Kasim mungkin ingin mengajari anaknya tentang nilai-nilai penting seperti keberanian dan tanggung jawab.
Tidak setuju,dengan keputusan Sersan Kasim untuk membawa sendiri anaknya. Hal ini dapat membahayakan keselamatan dirinya dan anggota kelompoknya. Alasannya, membawa anak dalam situasi berbahaya dapat membahayakan keselamatannya.
Anak dapat menjadi beban bagi Sersan Kasim dan anggota kelompoknya dalam menjalankan tugasnya. Sersan Kasim dapat menitipkan anaknya kepada penduduk setempat yang dapat menjaganya dengan aman.
Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 111 dapat dijadikan sebagai bahan pendamping belajar bagi siswa untuk memahami isi cerpen “Sungai” karya Nugroho Notosusanto secara lebih mendalam.
Dengan mempelajari materi ini secara cermat, proses belajar menjadi lebih bermakna dan membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta apresiasi terhadap karya sastra Indonesia. (shr)
Baca juga: Biaya Transportasi KIP Kuliah 2026 bagi Calon Penerima
