Konten dari Pengguna

Musim Panas 2026 sampai Bulan Apa? Cek Jawaban dan Penjelasannya di Sini

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Musim Panas 2026 sampai Bulan Apa, Foto: Jamal Ramadhan/kumparan/kumparanSAINS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Musim Panas 2026 sampai Bulan Apa, Foto: Jamal Ramadhan/kumparan/kumparanSAINS

Penasaran musim panas 2026 sampai bulan apa? Pergantian musim sering dikaitkan dengan perubahan suhu dan cuaca, tapi waktu berakhirnya musim panas dapat berbeda tergantung wilayah dan sistem pembagian musim yang digunakan.

Lantas, kapan tepatnya musim panas 2026 berakhir dan memasuki musim berikutnya? Simak penjelasan lengkap mengenai periode musim panas 2026 serta perubahan musim setelahnya.

Di Indonesia, Musim Panas 2026 sampai Bulan Apa Berakhirnya?

Ilustrasi Musim Panas, Foto: Unsplash/Ethan Robertson

Musim panas 2026 sampai bulan apa? Mengutip situs https://www.bmkg.go.id, di Indonesia, belum ada informasi pasti yang menetapkan satu tanggal pasti berakhirnya musim kemarau 2026.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Agustus 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia, sementara sebagian wilayah lainnya mengalami puncak pada Juli atau September.

Durasi musim kemarau juga diperkirakan 10 hingga 21 dasarian di sebagian besar Zona Musim (ZOM) dan cenderung lebih panjang dari kondisi normal.

Oleh karena itu, waktu berakhirnya kemarau tidak sama di seluruh Indonesia dan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan satu tanggal.

Prediksi tersebut merupakan informasi BMKG pada bulan Juni 2026. Berdasarkan pemantauan kondisi iklim, sebanyak 198 ZOM atau 31,60 persen luas daratan Indonesia diprediksi memasuki musim kemarau pada bulan Juni 2026.

Kemudian, 66 ZOM atau 7,28 persen menyusul pada bulan Juli 2026. Secara keseluruhan, awal musim kemarau di sejumlah wilayah diperkirakan datang lebih cepat dibandingkan kondisi normal.

Sebelumnya, BMKG mencatat bahwa peralihan Angin Baratan atau Monsun Asia menjadi Angin Timuran atau Monsun Australia menjadi salah satu penanda dimulainya musim kemarau.

Sebanyak 114 ZOM atau 16,3 persen wilayah Indonesia diprediksi mulai mengalami kemarau pada April 2026.

Wilayah tersebut mencakup pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, NTB, NTT, serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Pada Mei 2026, sebanyak 184 ZOM atau 26,3 persen wilayah diprediksi mulai memasuki musim kemarau. Kemudian, pada bulan Juni terdapat 163 ZOM atau 23,3 persen wilayah yang menyusul.

Jika dibandingkan dengan kondisi normal, awal musim kemarau diprediksi maju di 325 ZOM atau 46,5 persen wilayah, sama dengan normal di 173 ZOM atau 24,7 persen, dan mundur di 72 ZOM atau 10,3 persen.

Lebih lanjut, bulan Agustus 2026 diprediksi menjadi bulan dengan puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia.

Dalam informasi di bulan Juni, BMKG memperkirakan puncak kemarau terjadi pada 369 ZOM yang mencakup 48,84 persen luas daratan Indonesia. Prediksi sebelumnya bahkan mencatat puncak kemarau di 429 ZOM atau sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia.

Pada bulan Juli, puncak kemarau diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan bagian tengah dan utara, serta sebagian kecil Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga wilayah barat Papua.

Memasuki bulan Agustus, wilayah yang mengalami puncak kemarau semakin luas, mencakup Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, seluruh Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua.

Adapun pada bulan September, puncak kemarau masih diprediksi terjadi di sebagian Lampung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar NTT, Sulawesi bagian utara dan timur, sebagian besar Maluku Utara, sebagian Maluku, serta sebagian kecil Papua.

Jadi, jawaban yang pasti adalah tidak ada satu tanggal yang disebutkan dalam informasi BMKG sebagai waktu berakhirnya musim kemarau 2026 atau tanggal pasti memasuki musim berikutnya.

Yang tersedia adalah prediksi, puncak, serta durasi musim kemarau di masing-masing wilayah. Dikarenakan puncaknya dapat terjadi pada Juli, Agustus, atau September dan durasinya berbeda-beda, pergantian musim juga berlangsung berbeda menurut wilayahnya. (Fikah)

Baca juga: Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Ketidakseimbangan Lingkungan