Konten dari Pengguna

Pengertian Perubahan Sosial Budaya beserta Contohnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mencatat pengertian perubahan sosial budaya. Foto: Unsplash.com/Swello
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mencatat pengertian perubahan sosial budaya. Foto: Unsplash.com/Swello

Pengertian perubahan sosial budaya berkaitan dengan dinamika tersebut, yang berlangsung ketika masyarakat menyesuaikan diri dengan kondisi dan kebutuhan baru.

Perubahan ini dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sosial.

Proses tersebut dapat terjadi secara bertahap maupun cepat, bergantung pada faktor yang memengaruhi kehidupan masyarakat.

Pengertian Perubahan Sosial Budaya dalam Masyarakat

Ilustrasi mencatat pengertian perubahan sosial budaya. Foto: Unsplash.com/Carter Hightower

Dikutip dari buku Geografi dan Sosiologi (IPS Terpadu), Dra.Umasih,dkk (18:2007), pengertian perubahan sosial budaya adalah pergeseran yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, meliputi pola hubungan sosial, nilai, norma, perilaku, serta unsur kebudayaan.

Perubahan sosial berkaitan dengan cara manusia berinteraksi dan menjalankan peran dalam kelompok, sedangkan perubahan budaya mencakup kebiasaan, kepercayaan, pengetahuan, bahasa, kesenian, dan cara hidup.

Kedua aspek tersebut saling berhubungan karena perubahan dalam kebudayaan dapat memengaruhi hubungan sosial, begitu pula sebaliknya.

Perubahan sosial budaya merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang dinamis. Manusia terus menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, perkembangan teknologi, serta kebutuhan yang berubah.

Sebagai contoh, penggunaan traktor untuk menggantikan alat pertanian tradisional dapat mempercepat pekerjaan petani.

Akan tetapi, perubahan cara bekerja juga bisa mengurangi interaksi yang sebelumnya terjalin ketika warga mengerjakan lahan secara bersama-sama.

Penyebab perubahan sosial budaya beragam. Faktor internal dapat berupa pertambahan atau penurunan jumlah penduduk, penemuan baru, konflik sosial, dan perubahan pola pikir masyarakat.

Sementara itu, faktor eksternal mencakup pengaruh kebudayaan lain, bencana alam, peperangan, serta perkembangan teknologi dari luar lingkungan masyarakat.

Faktor-faktor tersebut dapat mengubah cara masyarakat memenuhi kebutuhan dan menjalankan kehidupan sehari-hari.

Perubahan sosial budaya memiliki beberapa bentuk. Perubahan lambat atau evolusi berlangsung dalam waktu panjang melalui penyesuaian bertahap, sedangkan revolusi berlangsung cepat dan dapat mengubah tatanan kehidupan secara mendasar.

Perubahan juga dapat direncanakan, misalnya penerapan sistem pendidikan baru, atau terjadi tanpa perencanaan, seperti perubahan kebiasaan masyarakat setelah munculnya teknologi komunikasi.

Dampaknya tidak selalu positif ataupun negatif. Kemajuan teknologi dapat mempermudah komunikasi, memperluas akses pendidikan, dan meningkatkan produktivitas.

Di sisi lain, penggunaan teknologi secara berlebihan dapat mengurangi interaksi langsung, sementara perubahan kebiasaan tertentu berpotensi mengikis tradisi lokal.

Dampak tersebut bergantung pada cara masyarakat menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan.

Masyarakat dapat menghadapi perubahan dengan bersikap terbuka terhadap hal baru, sekaligus mempertahankan nilai budaya yang masih relevan.

Sikap kritis diperlukan agar kemajuan dapat dimanfaatkan tanpa mengabaikan kepentingan bersama.

Dengan memahami pengertian perubahan sosial budaya, masyarakat dapat mengenali penyebab, bentuk, serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman tersebut membantu masyarakat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai positif yang telah dijaga. (Shfia)

Baca Juga: The Social Reckoning Tentang Apa? Simak Penjelasannya di Sini