Sejarah Makan Anggur di Bawah Meja saat Tahun Baru

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tradisi unik makan anggur saat pergantian tahun semakin dikenal berkat viralnya video di media sosial. Namun, sebelum membahas versi modernnya, penting memahami sejarah makan anggur di bawah meja saat tahun baru yang sebenarnya berasal dari budaya Spanyol.
Banyak orang yang mengaitkannya dengan hoki, keberuntungan, bahkan kepercayaan menemukan cinta baru.
Asal-usul dan Ritual Makan 12 Anggur
Sejarah makan anggur di bawah meja saat tahun baru tidak bisa dilepaskan dari tradisi Spanyol bernama Las doce uvas de la suerte atau “dua belas anggur keberuntungan.”
Mengutip situs allrecipes.com, kebiasaan ini sudah ada sejak akhir 1800-an dan makin populer di awal 1900-an ketika para petani di Alicante mengalami panen anggur yang melimpah.
Untuk meningkatkan penjualan, mereka mempromosikan kebiasaan memakan 12 anggur tepat saat pergantian tahun.
Dalam tradisi aslinya, setiap anggur melambangkan satu bulan di tahun mendatang. Masyarakat Spanyol memakan satu anggur pada tiap dentang jam di tengah malam.
Bila 12 anggur berhasil dihabiskan sebelum menit berganti, dipercaya keberuntungan, kelancaran rezeki, dan energi positif akan menyertai sepanjang tahun. Di beberapa kota besar seperti Puerta del Sol Madrid, tradisi ini dilakukan secara massal pada perayaan tahun baru.
Variasi modern juga bermunculan, seperti menyajikan anggur dalam tusuk sate agar mudah dimakan atau menggunakan varietas khusus seperti anggur Aledo yang terkenal manis dan berkulit tipis.
Saat ini, tradisi global ini berkembang menjadi kebiasaan baru yang dikaitkan dengan cara-cara unik, termasuk makan anggur di bawah meja.
Namun, berdasarkan sejarah makan anggur di bawah meja saat tahun baru, kebiasaan tersebut tidak terdapat dalam tradisi Spanyol asli. Fenomena itu muncul sebagai tren TikTok, bukan bagian dari ritual kuno.
Meski begitu, banyak orang tetap melakukannya sebagai simbol keberuntungan dalam cinta atau usaha mengusir energi negatif.
Pada akhirnya, sejarah makan anggur di bawah meja saat tahun baru menunjukkan bahwa tradisi ini berakar pada harapan akan kemakmuran dan keberuntungan.
Baik dilakukan dengan cara klasik maupun versi modern, kebiasaan makan anggur tetap menjadi cara menyenangkan menyambut tahun baru dengan penuh harapan. (Echi)
Baca juga: Sistem di Kehidupan Sehari-hari yang Memiliki Konsep Informatika
