Anies Tak Permasalahkan Programnya Gagal Masuk APBDP 2017

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Anies di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin (Foto: Wandha Nur/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin (Foto: Wandha Nur/kumparan)

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan mengaku tidak khawatir jika program-programnya tidak dimasukkan ke dalam APBD-P DKI 2017. Menurutnya, sampai saat ini masih ada waktu untuk berkomunikasi dengan Pemprov DKI.

"Ya santai aja tidak apa-apa, santai aja. Kalau saya sih gak mau berandai-andai, lihat perkembangannya saja nanti, toh waktunya masih panjang," kata Anies Baswedan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (19/5).

Baca juga: Anies-Sandi Siap Penuhi Undangan Luhut Bahas Reklamasi

Tidak ingin terburu-buru, Anies mengaku masih terus menggodok program yang perlu dimasukkan ke dalam APBD DKI 2018. Menurutnya, proses menyusun anggaran berdasarkan rencana kerja bukan saja dengan berkomunikasi langsung dengan pihak Pemprov DKI melainkan dengan cara melihat anggaran melalui sistem open data yang saat ini diterapkan oleh Pemprov DKI.

"Dengan open data itu kita bisa lihat semua APBD sekarang, jadi karena itu dasar untuk menyusun penerjemahan rencana kerja kita. Memang datanya kan terbuka bisa diakses oleh siapa saja, jadi warga kota, warga Indonesia, siapa saja bisa mengakses data. Ini kan bukan data yang tersembunyi ya tapi data yang memang tersedia," lanjut dia.

Tim Sinkronisasi Anies-Sandi. (Foto: Antara//Hafidz Mubarak A)
zoom-in-whitePerbesar
Tim Sinkronisasi Anies-Sandi. (Foto: Antara//Hafidz Mubarak A)

Baca juga: Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Godok Cara Setop Reklamasi secara Legal

Ditambahkan Anies, saat ini waktu yang tepat untuk merancang anggaran berdasarkan rencana kerja sampai dirinya dilantik sebagai gubernur. APBD DKI saat ini jadi rujukannya untuk melakukan perencanaan.

"Waktunya masih panjang, apa lagi fase kita sekarang enggak ketemu sekarang juga enggak apa-apa karena memang justru sekarang fase untuk menterjemahkan menjadi item-item anggaran, kalau ketemu sekarang juga tidak ada yang bisa dimasukin (ke dalam anggaran) kok," ucap Anies.

Baca juga: Anies Akan Habiskan Waktu Lebih Banyak dengan Keluarga saat Ramadhan

Justru menurut Anies, rujukan utamanya adalah dari APBD yang sekarang.

"Hal-hal apa yang memang rutin, hal-hal apa yang sifatnya pembangunan, itu ada pembagiannya kok di antara mereka," tuturnya.