Konten dari Pengguna

3 Sifat atau Watak yang Dimiliki Tiap Tokoh Cerita

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sifat atau watak yang dimiliki tiap tokoh cerita, Foto: Pixabay/LUM3N
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sifat atau watak yang dimiliki tiap tokoh cerita, Foto: Pixabay/LUM3N

Sifat atau watak yang dimiliki tiap tokoh cerita disebut penokohan. Biasanya dalam karya cerpen ataupun novel tentu mengenal dengan istilah penokohan, dan penokohan ini pun diharuskan ada di setiap karya cerita.

Ada beberapa jenis penokohan yang dipakai dalam isi cerita, di mana penokohan ini menyesuaikan dengan watak atau sifat dari karakter tokoh tersebut. Bahkan tokoh ini merupakan subjek yang mengalami kejadian di dalam isi cerita.

Penokohan dalam Karya Cerita: Sifat atau Watak yang Dimiliki Tiap Tokoh Cerita

Ilustrasi sifat atau watak yang dimiliki tiap tokoh cerita, Foto: Pixabay/congerdesign

Dikutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas IV, oleh Tim Tunas Karya Guru, (Hal 73), sifat atau watak yang dimiliki tiap tokoh cerita disebut penokohan. Berikut merupakan jenis penokohan yang digunakan di dalam isi cerita.

1. Protagonis

Jenis penokohan ini seringkali disebut sebagai tokoh baik. Biasanya penokohan protagonis seringkali menjadi pemeran utama, dan penokohan protagonis tersebut merupakan tokoh yang mendukung jalannya cerita.

Protagonis tidak selalu menjadi penokohan yang sangat sempurna dalam isi cerita, akan tetapi biasanya pembaca selalu diajak mengikuti perjalanan hidup dari tokoh protagonis.

Karakter protagonis pun memiliki tujuan yang jelas dalam isi cerita, dan motivasinya yang kuat, memiliki konflik pribadi, dan memiliki garis peluang berkembang di sepanjang isi cerita.

2. Antagonis

Pemeran yang berperan sebagai antagonis merupakan salah satu penokohan yang selalu menghambat tujuan dari si protagonis. Kehadiran penokohan antagonis selalu menciptakan konflik sehingga jalan isi cerita pun menarik serta menjadi lebih dinamis.

Penokohan antagonis tidak juga selalu digambarkan sebagai tokoh jahat saja. Dalam isi cerita, penokohan antagonis memiliki alasan, latar belakang, dan tujuan jelas yang mudah dipahami pembaca.

3. Tritagonis

Penokohan tritagonis merupakan tokoh pendukung atau tokoh orang ketiga yang selalu menengahi isi dalam cerita.

Penokohan tritagonis juga dapat membantu peran protagonis, dan menjadi mediator.

Antagonis juga dapat memberikan solusi dan memperjelas arah konflik dalam isi cerita. Karakter tritagonis juga menjadi sosok yang menjaga keseimbangan dalam isi cerita yang sebelumnya hanya berpusat pada dua tokoh utama.

Demikian merupakan penjelasan dari sifat atau watak yang dimiliki tiap tokoh cerita disebut penokohan. (Sis)

Baca juga: Suatu Kisah atau Karangan Berdasarkan Ide atau Gagasan, Ini Penjelasannya